Perampokan sadis menimpa keluarga bakul sate di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali pada Kamis (29/1) sore. Seorang wanita bernama Daryanti (34) terluka parah, dengan anaknya, AO (6), tewas dibunuh pelaku.
Pelaku, A (30), ditangkap Jumat (30/1) Subuh di wilayah Kudus. Terungkap, pelaku masih dikenal sebagai tetangga korban, dengan dugaan utang piutang jadi motif pelaku nekat melukai Daryanti dan membunuh anaknya.
Kasus perampokan sadis ini menjadi topik yang paling banyak dibaca di detikJateng sepanjang pekan ini.
1. Anak Daryanti Ditemukan dengan Kepala Terbenam di Ember
Kakak Daryanti sekaligus paman AO, Ngatirin, mengungkap dia pertama mendapat telepon dari suami Daryanti, Purwanto. Diketahui, Purwanto tidak ada di rumah karena dia tengah merantau ke Kalimantan, membuka usaha sate kambing.
Ia bercerita, dalam telepon, Purwanto memintanya segera ke rumah. Sebab, kondisi Daryanti dan AO sedang gawat.
"intinya saya dibel (ditelepon) sama suami korban, saya disuruh ke rumahnya sini, pokoknya ada gawat gitu. Intinya pokoknya istrinya gawat-gawat gitu, terus saya langsung ke sini," jelasnya kepada awak media di lokasi, Kamis (29/1).
Begitu tiba di rumah Daryanti, dia menemukan adiknya itu tergeletak. Sedangkan keponakannya di kamar mandi.
"Ibunya tergeletak, anaknya di kamar mandi, kepalanya dimasukkan ke ember," ujar Ngatirin.
"Tadi kejadiannya setelah salat Asar," lanjutnya.
Sementara Kepala Dusun (Kadus) IV Pengkol, Sarjono, menerangkan suami Daryanti dan ayah AO bekerja sebagai juragan sate kambing di Kalimantan.
"Korban Daryanti di rumah hanya bertiga bersama dua anaknya. Suaminya di Singkawang, Kalimantan Barat, jualan sate tongseng," jelas Sarjono.
Ia mengaku tidak melihat langsung kondisi korban. Berdasarkan informasi yang diperolehnya, Daryanti menderita luka bacok.
"Info yang saya dengar, yang saya terima itu yang meninggal itu satu. Anaknya yang bernama AO. Terus ibunya yang Daryanti itu terluka kena pisau atau apa, dibawa ke rumah sakit," imbuhnya.
Informasi yang diperoleh detikJateng, korban memiliki dua orang anak. Selain AO, ada kakaknya juga yang berinisial CF (11). Saat kejadian, korban sedang keluar rumah.
2. Pelaku Ditangkap di Kudus
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menyatakan pelaku ditangkap kurang dari 24 jam.
"Syukur alhamdulillah dalam kurun waktu kurang dari 1 kali 24 jam, kami tim dari Polres beserta dengan tim Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap pelaku terduga pelaku," ujar Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, ditemui saat melayat di rumah korban, Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jumat (30/1/2026).
"Untuk pelaku berjumlah satu orang dengan inisial A, usia sekitar 30 tahun," lanjutnya.
Indra menjelaskan, A dibekuk tim Polres Boyolali dibantu Jatanras Ditkrimum Polda Jateng. Ia diciduk di kawasan Kudus.
"Untuk pelaku kami berhasil amankan tadi subuh itu di wilayah Kabupaten Kudus," tuturnya.
Dikatakan Indra, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci karena pelaku masih dalam pemeriksaan.
"Saat ini pelaku sedang dalam perjalanan untuk kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan pengembangan terhadap pelaku tersebut," jelasnya.
Indra juga belum mengungkapkan motif pelaku sampai melukai Daryanti sedemikian parah, dan membunuh anaknya yang baru berusia 6 tahun.
"Rekan-rekan saya harap bersabar dulu karena ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut, serta pengembangan dari pihak Sat Reskrim Polres Boyolali," tuturnya.
Simak Video "Video Geger 4 Bocah Dirantai di Boyolali, Dititipkan ke Tersangka untuk Ngaji"
(apu/apu)