Kejari Semarang Musnahkan Barbuk Kejahatan, Ada Ratusan Ponsel-Sepatu

Kejari Semarang Musnahkan Barbuk Kejahatan, Ada Ratusan Ponsel-Sepatu

Afzal Nur Iman - detikJateng
Rabu, 23 Nov 2022 13:09 WIB
Pemusnahan barang bukti hasil kejahatan di Kejari Semarang, Rabu (23/11/2022).
Pemusnahan barang bukti hasil kejahatan di Kejari Semarang, Rabu (23/11/2022). (Foto: Afzal Nur Iman/detikJateng)
Semarang -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang melakukan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yang sudah inkrah pada periode September-November 2022. Barang bukti yang dimusnahkan termasuk ratusan ponsel dan sepatu.

"Ada sekitar 150 perkara yang telah diputus Pengadilan Negeri maupun lainnya," kata Kepala Kejari Emy Munfarida dalam acara pemusnahan tersebut di Kantor Kejari, Jalan Abdulrahman Saleh, Semarang, Rabu (23/11/2022).

Dalam pemusnahan kali ini, barang bukti yang dihadirkan adalah 667,6 gram sabu; 4 paket ganja; 67 pil ekstasi; 5,63665 gram tembakau sintesis; 334 butir alphazolam; ribuan butir pil psikotropika lainnya; 112 ponsel; 1.947 pasang sepatu dan sandal; dan dua buah senjata tajam.


Barang bukti itu, merupakan hasil sitaan dari berbagai perkara di antaranya tindak pidana pemalsuan merek, tindak pidana narkotika dan psikotropika, UU Kesehatan, dan lain sebagainya.

Berbagai barang bukti itu dimusnahkan dengan cara yang berbeda. Barang bukti narkoba dan obat-obatan dihancurkan dengan blender, ribuan sepatu dibakar, kemudian ponsel dan senjata tajam dipotong dengan gerinda.

Emy menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti itu mengikuti putusan dari pengadilan. Jaksa yang merupakan eksekutor harus melaksanakan pemusnahan itu sebagai tahapan penyelesaian perkara.

"Suatu perkara dinyatakan selesai apabila semua yang ada dalam putusan sudah dilaksanakan oleh jaksa sebagai eksekutor, termasuk salah satunya apabila ada barang bukti, penyelesaian barang bukti itu sesuai bunyi yang ada di putusan," ujarnya.



Simak Video "Bocah 8 Tahun di Semarang Jadi Korban Penculikan"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/sip)