Masih Trauma, Istri Kopda Muslimin Terdiam Saat Ditanya soal Suaminya

Masih Trauma, Istri Kopda Muslimin Terdiam Saat Ditanya soal Suaminya

Afzal Nur Iman - detikJateng
Selasa, 18 Okt 2022 15:22 WIB
Istri Kopda Muslimin, Rina Wulandari saat hadir di rekonstruksi kasus penembakan di Jalan 3 Cemara, Banyumanik, Semarang, Selasa (18/10/2022).
Istri Kopda Muslimin, Rina Wulandari saat hadir di rekonstruksi kasus penembakan di Jalan 3 Cemara, Banyumanik, Semarang, Selasa (18/10/2022). Foto: Afzal Nur Iman/detikJateng.
Semarang -

Istri Kopda Muslimin, Rina Wulandari, yang merupakan korban percobaan pembunuhan yang diotaki suaminya sendiri masih mengalami trauma. Dia juga mengungkap kondisi kesehatannya setelah mengalami penembakan pada Senin (8/7) lalu.

Hal itu diungkap Rina saat mendatangi rekonstruksi kasus penembakan yang menimpa dirinya, di TKP, Jalan Cemara 3, Banyumanik, Semarang, Selasa (18/10/2022).

Saat itu, ada yang bertanya apakah ia menyangka bila ternyata dalang percobaan pembunuhan itu adalah suaminya. Mendengar pertanyaan itu, ia langsung terdiam sesaat dan menarik napas dalam.


"Enggak tahu mas kalau itu, yah kecewa," katanya.

Rina pun sempat mengaku ini merupakan pertama kali ia mendatangi rumah tempat ia dan suaminya tinggal bersama sebelum peristiwa itu. Meski begitu, Rina berencana akan kembali ke rumah itu setelah dirinya siap.

"Baru pertama kali ke sini, soalnya nggak belum berani pergi sendiri. Rencana mau kembali ke rumah tapi mau rombak dulu untuk menghilangkan itu (trauma) lah," katanya.

Saat ini, Rina masih menggunakan gurita untuk menyangga perutnya. Meski sudah menjalani sejumlah operasi, lukanya hingga kini belum sembuh benar. Selain itu, anak-anaknya juga hingga kini masih mendapat pendampingan dari psikolog.

"Masih ada operasi lagi, organ perutnya kan banyak yang kena," katanya.

Rina sendiri sempat menangis saat mengikuti rekonstruksi itu. Dia yang melihat rekonstruksi sambil duduk, tiba-tiba menangis saat pelaku memperagakan posisi menembak.



Simak Video "Detik-detik Penangkapan Pengusaha Semarang yang Ngaku Diperas Jaksa"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/aku)