1 Tersangka Pengeroyokan Penganiaya Ojol di Semarang Kini Berstatus Saksi

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Rabu, 28 Sep 2022 15:43 WIB
Polrestabes Semarang jumpa pers kasus penganiayaan terhadap pelaku pemukulan driver ojol, Rabu (28/9/2022). Budi Sarwono (kaus kuning biru) saat hendak mempraktikkan dirinya membela diri karena diserang Kukuh menggunakan pisau.
Polrestabes Semarang jumpa pers kasus penganiayaan terhadap pelaku pemukulan driver ojol, Rabu (28/9/2022). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikJateng
Semarang -

Satu dari empat tersangka pengeroyokan terhadap pelaku pemukulan driver ojek online di Kota Semarang kini berstatus saksi. Hal itu karena ada indikasi membela diri saat diserang menggunakan pisau lipat besar.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Dinny Lombantoruan mengatakan pihak kepolisian sebelumnya mengamankan lima orang di mana salah satunya adalah saksi. Kemudian informasi terbaru adalah tersangka berjumlah tiga orang.

"Jadi sesuai dengan yang disampaikan Kapolrestabes, sudah amankan lima orang, salah satunya saksi. Kita Tetapkan tiga orang sebagai tersangka yaitu Nugroho, Zaeni, dan Harlan," kata Donny di Mapolrestabes Semarang, Rabu (28/9/2022).


"Saksi Anton dan dan Budi Sarwono kita lepas," imbuhnya.

Budi Sarwono sebelumnya berstatus tersangka dan dari pendalaman diketahui dia ada upaya membela diri ketika pelaku pemukulan ojol yaitu Kukuh Penggayuh Utama membawa pisau lipat besar dan menghunuskannya ke arah Budi.

"Berdasarkan keterangan saksi Anton hanya melihat kejadian. Keterangan Budi sarwono saat kejadian di TKP Nogososro, yang bersangkutan datang dengan maksud membawa terduga tersangka pada kejadian pertama (pemukulan ojol) yaitu Andi (buron) ke Polsek," kata Donny.

"Saat akan dibawa ke Polsek, ternyata tersangka kejadian pertama atas nama Kukuh melakukan perlawanan mengeluarkan senjata tajam. Saksi Budi terluka di tangan dan pipi. Melihat kejadian tersebut saksi melemparkan helm dan mengakibatkan korban Kukuh terjatuh. Sejauh ini kita simpulkan terhadap saksi Budi Sarwono melakukan hal itu untuk membela diri," imbuh Donny.

"Ini sesuai prosedur, bukan atas desakan pihak mana pun," tegasnya.

Meski demikian, Donny menegaskan masih ada koordinasi dengan Kejaksaan terkait status dari Budi Sarwono. Namun saat ini Budi yang juga merupakan driver ojol itu berstatus saksi.

"Kita menunggu, ajukan ke Kejaksaan bagaimana hasil koordinasinya. Apakah tetap jadi saksi atau ada peluang jadi tersangka. Berkas tetap berjalan nanti koordinasi dengan Kejaksaan," jelasnya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...