Diperiksa MKD soal Private Jet yang Dipakai Brigjen Hendra, Ini Kata Ketua IPW

Diperiksa MKD soal Private Jet yang Dipakai Brigjen Hendra, Ini Kata Ketua IPW

Tim detikNews - detikJateng
Selasa, 27 Sep 2022 15:49 WIB
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menghadiri rapat terkait private jet Brigjen Hendra Kurniawan di MKD DPR RI.
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menghadiri rapat terkait private jet Brigjen Hendra Kurniawan di MKD DPR RI. Foto: Alfons/detikcom
Solo -

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh diperiksa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI berkaitan dengan persoalan private jet yang dipakai Brigjen Hendra Kurniawan.

"IPW diundang untuk memberikan klarifikasi terkait adanya aduan seorang warga negara, saya tidak sebut namanya, terhadap seorang anggota DPR RI Pak Heru Widodo dari Fraksi PKB," kata Sugeng usai diperiksa MKD DPR, Selasa (27/9/2022), dikutip dari detikNews.

Sugeng mengatakan, dirinya dipanggil MKD DPR karena data IPW dijadikan dasar anggota DPR Heru Widodo untuk mencecar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Saat Kapolri rapat bersama Komisi III, Rabu (24/8) lalu, Heru Widodo mendesak Polri mengusut persoalan jet pribadi yang dipakai Brigjen Hendra Kurniawan.


Seperti diketahui, Brigjen Hendra Kurniawan menjadi sorotan karena memakai jet pribadi saat pergi ke Jambi terkait tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, ajudan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Sugeng mengatakan, dirinya diperiksa atas pernyataan Heru yang meminta Polri mengusut persoalan konsorsium 303.

"Pernyataan Pak Heru yang intinya Pak Heru sebagai anggota Komisi III meminta Polri untuk mendalami dugaan keterlibatan 2 orang yang diduga sebagai bandar judi 303 yang memberi fasilitas penggunaan private jet kepada Brigjen HK, ya," ucapnya.

Sugeng lalu menjelaskan dirinya diperiksa lantaran permintaan Heru Widodo itu didasari atas pernyataan IPW. Sugeng mengatakan IPW tak bermaksud menuduh pihak tertentu. Meski demikian, IPW meminta rumor soal private jet yang dipakai Brigjen Hendra Kurniawan disediakan bandar judi itu agar ditindaklanjuti.

"Nah dalam kaitan itu, tadi saya diminta, karena Pak Heru mengutip pernyataan dari IPW, apa yang saya sampaikan? Benar saya harus tegaskan bahwa IPW membuat rilis ya, membuat rilis terkait permintaan IPW kepada Polri untuk mengungkap dan mendalami, dalam kewenangan, Polri memiliki kewenangan penyelidikan untuk mendalami informasi yang beredar dugaan pemberian fasilitas penggunaan private jet," ujarnya.

"Benar saya sebutkan ada 2 nama dengan inisial RBT dan YS, untuk didalami, IPW tidak bermaksud melakukan penuduhan, tapi minta didalami. Didalami itu bisa benar bisa tidak, tadi di dalam saya sampaikan begitu," lanjut dia.

Dalam pemeriksaan itu, Sugeng menegaskan tidak ada pelanggaran etik yang dilakukan Heru Widodo. "Tidak ada pelanggaran kode etik di sini, karena sumbernya pun ada, yaitu dari sumber IPW, dan beliau sampaikan satu hal yang jadi tugasnya, baik di sidang dewan maupun di luar, itu beliau ada hak imunitas dan sumbernya ada," imbuhnya.



Simak Video "IPW Hadir di MKD DPR, Klarifikasi soal Jet Privat Brigjen Hendra"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/apl)