Kasus Pemerkosaan Anak Difabel di Bantul, 1 Orang Jadi Tersangka

Kasus Pemerkosaan Anak Difabel di Bantul, 1 Orang Jadi Tersangka

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Selasa, 27 Sep 2022 14:38 WIB
Ilustrasi Napi Transgender di Penjara Pria
Ilustrasi tersangka (Foto: Getty Images/iStock)
Bantul -

Polisi akhirnya menetapkan tersangka kasus dugaan pemerkosaan anak perempuan difabel di Kabupaten Bantul. Tersangka adalah pria inisial BW (52) warga Kabupaten Bantul dan saat ini sudah ditahan di Mapolres Bantul.

"Saat ini tersangka (BW) sudah ditahan," kata Kasi Humas Polres Bantul I Nengah Jeffry kepada wartawan di Bantul, Selasa (27/9/2022).

Jeffry menyebut penetapan tersangka ini sudah melalui rangkaian penyelidikan dan penyidikan. Untuk diketahui, tersangka ditangkap pada Senin (26/9).


"Setelah lidik, polisi mengamankan pelaku kemarin (26/9) malam," jelasnya.

Hasil pemeriksaan sementara, peristiwa pemerkosaan terjadi pada Jumat (23/9) siang di kebun samping rumah tersangka.

Setelah kejadian tersebut, korban pulang dan melaporkan apa yang dialami kepada orang tuanya. Hal itu berlanjut dengan laporan resmi orang tua korban ke Polres Bantul pada Sabtu (24/9).

Tersangka disangkakan Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Untuk ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menaikkan kasus dugaan pemerkosaan dengan korban seorang anak perempuan difabel di Kabupaten Bantul ke tahap penyidikan. Hal itu setelah polisi memeriksa sejumlah saksi dan hasil visum awal korban.

"Saat ini kasus tersebut sudah masuk tahap penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha saat dihubungi detikJateng, Senin (26/9).

"Sampai saat ini kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi," jelasnya.

Selain itu, Archye mengungkapkan jika telah mendapatkan hasil visum awal terhadap korban. Di mana hasil visum menyebut ada luka pada bagian kemaluan korban.

"Visum obgin (kandungan), hasilnya belum keluar. Tapi kemarin saat kita mengantar korban ke rumah sakit kita sudah sempat dapat hasil visum awal, dan ada luka robek pada kemaluan korban," ujarnya.

Oleh sebab itu, polisi segera melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka. "Rencana sore ini kita gelar perkara untuk penetapan tersangka," ujar dia.

Terkait kondisi korban, Archye menyebut saat ini dalam pendampingan Dinas Sosial Kabupaten Bantul.

"Sekarang korban berada di shelter Dinas Sosial Kabupaten Bantul," imbuhnya.



Simak Video "Dukun Diperiksa Jadi Saksi Kasus Mutilasi PNS Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ams)