Residivis Wanita Asal Magelang Kembali Ditahan gegara Curi Perhiasan Emas

Eko Susanto - detikJateng
Senin, 26 Sep 2022 21:51 WIB
Seorang residivis perempuan pelaku pencurian perhiasan ditangkap Polres Magelang.
Seorang residivis perempuan pelaku pencurian perhiasan ditangkap Polres Magelang. Foto: Eko Susanto/detikJateng.
Kabupaten Magelang -

Polres Magelang menangkap seorang perempuan berinisial ID (19), warga Grabag, Kabupaten Magelang dengan dugaan melakukan pencurian perhiasan emas. Perhiasan emas seberat 29 gram tersebut dijual untuk modal jualan online.

Pencurian dilakukan tersangka ID di rumah salah satu warga Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kamis (18/8). Pelaku yang seorang diri memasuki rumah yang ditinggal pergi pemiliknya dan berhasil membawa kabur perhiasan berupa gelang.

Ketika itu, pelaku berhasil mencuri perhiasan emas berbentuk rantai seberat 29 gram. Kemudian, perhiasan tersebut dijual menuju kawasan Pasar Rejowinangun Kota Magelang laku sebesar Rp 17,9 juta.

"Kronologis (penangkapan) kita pelajari pola pencuriannya karena sebelumnya kita pernah tangkap. Setelah kita tahu pola pencuriannya, lidik, ketemulah ciri-cirinya. Kita tangkap setelah menjual barang bukti dan mengakui (pencuriannya)," kata Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Setyo Hermawan kepada wartawan, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, perbuatan yang dilakukan tersebut kedua kalinya. Yang bersangkutan pernah menjalani hukuman selama 6 bulan karena kasus serupa.

"Kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Dia residivis tahun 2021 (melakukan pencurian)," ujarnya.

Sementara itu, tersangka ID mengakui, pencurian pertama dilakukan di Grabag, terus yang kedua di Sawangan. Saat melakukan pencurian di Grabag menjalani hukuman 6 bulan penjara.

"Pernah masuk (penjara) kena 6 bulan (pencurian) di Grabag, mau kedua kali. (Pencurian) Dilakukan karena kepepet. Total keseluruhan (perhiasan) 29 gram, laku Rp 17,9 juta. Modal jualan online," ujarnya.

Uang hasil penjualan perhiasan tersebut telah dibelikan parfum, jam tangan, bed cover dan lainnya. Pembelian tersebut menghabiskan sekitar Rp 10 juta, sedangkan sisanya digunakan untuk mencukupi kebutuhan. Kini, pelaku mendekam di tahanan Polres Magelang.




Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/ahr)