Sasar Lansia, Komplotan Pencuri Gasak Perhiasan Seratusan Juta di Sleman

Sasar Lansia, Komplotan Pencuri Gasak Perhiasan Seratusan Juta di Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikJateng
Senin, 26 Sep 2022 17:04 WIB
Polsek Minggir, Sleman, rilis tersangka pencurian dengan modus petugas pemberi bantuan ke lansia, Senin (26/9/2022).
Polsek Minggir, Sleman, rilis tersangka pencurian dengan modus petugas pemberi bantuan ke lansia, Senin (26/9/2022). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJateng
Sleman -

Polsek Minggir meringkus komplotan pencuri dengan modus berpura-pura sebagai petugas yang melakukan survei untuk memberikan bantuan kepada lansia. Dalam kasus ini polisi telah menahan empat orang tersangka.

Keempat tersangka yakni pria inisial AP (33) warga Kota Semarang, AM (24) warga Grobogan, AE (37) warga Kediri, dan MD (33) warga Magelang. Komplotan ini beraksi di rumah nenek inisial S (80) di Sendangarum, Minggir, Sleman pada Sabtu (10/9).

"Mereka secara acak datang sekali untuk survei jikalau memungkinkan di situ ada calon korban. Dipilih yang sudah lanjut usia," kata Kapolsek Minggir AKP Noor Dwi Cahyanto saat rilis kasus di Mapolsek Minggir, Senin (26/9/2022).


Dwi menjelaskan, keempat tersangka itu memiliki peran masing-masing. Ada yang mengaku sebagai petugas untuk mengalihkan perhatian korban. Sementara tersangka lainnya masuk ke dalam rumah mencari barang berharga. Ada juga yang berjaga di mobil.

"Di TKP bertemu korban. Dia datang (mengaku) dari petugas pusat untuk membantu mendistribusikan bantuan. Dengan tipu daya menyampaikan bahasa yang manis sehingga si korban yang sudah lanjut usia mempercayai apa yang disampaikan pelaku," jelasnya.

Saat korban lengah, ada pelaku lain masuk ke dalam rumah mencari perhiasan. Dalam kasus ini, korban menderita kerugian mencapai Rp 105 juta.

Adapun perhiasan emas yang digasak komplotan ini yakni dua cincin, dua gelang, dua kalung, dan satu liontin.

"Jadi modusnya mendatangi korban membagi tugas ada yang menemui korban menyampaikan dengan berbohong mengaku petugas pusat. Ada yang masuk untuk mencari sasaran. Kerugian yang ditimbulkan kurang lebih Rp 105 juta," jelasnya.

Keempat tersangka ini akhirnya bisa diringkus polisi saat tengah berada di kos daerah Salatiga. Kepada polisi, salah satu pelaku berinisial AP mengaku melancarkan aksinya bukan hanya di daerah Sleman.

"Sebelumnya di Semarang dan Purworejo. Lalu di sini," kata AP.

Hasil curian itu pun telah dijual dan sebagian telah digunakan oleh para pelaku.

"Ya buat karaoke, foya-foya," ucapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari para pelaku uang tunai Rp 50 juta, mobil, handphone, bukti penjualan emas, dan pakaian. Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Mereka terancam hukuman penjara selama 7 tahun.



Simak Video "Kafe Tak Berizin di Babarsari Disegel, Sempat Terjadi Perlawanan"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/aku)