Nasional

KPK Pastikan Tangkap Bupati Pemalang: OTT Kasus Suap!

Tim detikNews - detikJateng
Jumat, 12 Agu 2022 08:23 WIB
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Solo -

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK menjerat Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo (MAW). KPK mengungkap kasus Bupati Pemalang terkait tindak pidana korupsi berupa suap.

"Betul pada hari Kamis tanggal 11 Agustus 2022 sore, KPK melakukan tangkap tangan seorang bupati an (atas nama) MAW dan beberapa orang yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi berupa suap," kata Ketua KPK Firli Bahuri kepada wartawan, dilansir detikNews, Jumat (12/8/2022).

Firli mengatakan Kedeputian Penindakan KPK masih bekerja menangani kasus ini. Dia berjanji KPK akan memberikan penjelasan kepada publik terkait kasus ini lebih lanjut.


Diberitakan sebelumnya, pantauan detikJateng, Kamis (12/8) malam, sejumlah ruangan di kantor Pemkab Pemalang disegel KPK. Stidaknya tampak ada dua ruangan yang disegel yakni ruang lelang dan sebuah ruangan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sekitar ruangan Bupati Pemalang juga tidak bisa diakses wartawan. Petugas Satpol PP menjaga area itu dan tidak memperbolehkanan wartawan mendekati ruangan tersebut.

detikJateng kemudian mencoba menyambangi rumah dinas Bupati Pemalang tadi malam. Semula, pintu gerbang rumah itu sedikit terbuka. Terlihat ada dua mobil hitam terparkir di dalam. Namun, petugas penjaga langsung tergopoh-gopoh menutup pintu gerbang tersebut.

Sementara itu, Ketua Regu Satpol PP yang bertugas yakni Sudirjo saat ditanyai tadi malam mengatakan dirinya tidak tahu menahu dengan OTT KPK.

"Tidak tahu, (Pak Bupati) juga tidak tahu ke mana, saya masuk jam 8 (20.00 WIB). Sudah ramai," katanya pendek.

Sempat beredar kabar juga pada kemarin malam yang menyebut sekitar 23 orang yang dibawa ke gedung KPK, termasuk Bupati Pemalang. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan tersebut.



Simak Video "Suasana Kantor Pemkab Pemalang usai Bupati Kena OTT, Ruangan Disegel"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/mbr)