Alami Pendarahan, ABG Pati Korban Penyekapan-Pemerkosaan Dioperasi

Alami Pendarahan, ABG Pati Korban Penyekapan-Pemerkosaan Dioperasi

Dian Utoro Aji - detikJateng
Sabtu, 06 Agu 2022 14:07 WIB
a woman sitting on ground with arm around lower head, sexual violence , sexual abuse, human trafficking concept with shadow edge in white tone
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Pati -

Remaja perempuan diduga korban penyekapan dan pemerkosaan di Kabupaten Pati mengalami pendarahan, hari ini. Pengacara keluarga menyebut korban tengah menjalani operasi di rumah sakit.

"Kami kuasa hukum korban kekerasan yang dialami salah satu anak di Pati. Sekitar jam 07.00 WIB pagi tadi saya dapat informasi dari ibu korban yang mendampingi, korban mengalami pendarahan. Kemudian kita koordinasikan dengan RSUD RAA Soewondo dan hari ini masih dilakukan operasi," jelas pengacara keluarga korban, Maskuri kepada wartawan di RSUD Pati, Sabtu (6/8/2022).

"Dan ini kita cek meja operasi, kita berharap agar kesehatan segera pulih," sambung dia.


Maskuri berharap kepada kepolisian untuk segera menangkap pelaku terduga pemerkosaan tersebut. "Harapan kita kepada Polres Pati ini tersangka agar segera ditangkap untuk bisa mempertanggung jawabkan perbuatan sangat keji dan biadab menurut kami," terang dia.

Maskuri mengucapkan terima kasih kepada pihak RSUD RAA Soewondo Pati memberikan pelayanan gratis kepada korban. Dia berharap agar korban segera bisa pulih kembali.

"Kemudian ucapan terima kasih RSUD RAA Soewondo yang telah memberikan pelayanan terbaik, terpenting korban dirawat sampai sembuh dan tidak bayar. Kita sampaikan terima kasih atas bantuannya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja perempuan diduga menjadi korban pemerkosaan di Kabupaten Pati ditemukan di sebuah rumah kosong usai sempat hilang selama empat bulan. Pengacara korban menyebutkan korban yang berusia 16 tahun itu tengah hamil.

"Kenapa bisa dikatakan sedang hamil, itu berdasarkan SPOG dari pemeriksaan dokter bahwa anak tersebut hamil 14 Minggu atau kurang lebih 3,5 bulan. Kedua diketemukan luka di alat vital. Dan luka ini sangat berat," jelas pengacara keluarga korban, Maskuri dihubungi detikJateng, Jumat (5/8).

Maskuri mengatakan pascaditemukan kondisi korban tengah lemah dan kurus. Menurutnya korban juga dilarikan ke rumah sakit karena khawatir kondisinya yang memprihatinkan. Namun keluarga memilih untuk merawat jalan karena keterbatasan ekonomi.

"Kemudian pascadiketemukan orang tua, orang tua khawatir dibawa ke salah satu orang sakit. Orang tuanya hari Senin (1/8) kemarin lapor dengan polisi. Dikasih surat pengantar visum," terang dia.

Polisi pun masih memburu pelaku pemerkosaan tersebut.



Simak Video "Pilu ABG Disekap dan Diperkosa 6 Pria di Sumsel"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/apl)