Eks Pegawai BUMN di Klaten 22 Kali Tilep Mobil Rental, Raup Rp 2,6 M

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Jumat, 05 Agu 2022 14:45 WIB
Pelaku saat dihadirkan di Mapolres Klaten, Jumat (5/8/2022).
Pelaku saat dihadirkan di Mapolres Klaten, Jumat (5/8/2022). (Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)
Klaten -

Sat Reskrim Polres Klaten menangkap Gian Surya Aditama (31) warga Desa Gombang, Kecamatan Cawas, Klaten. Mantan pegawai BUMN tersebut ditangkap karena menggelapkan mobil rekan bisnisnya senilai Rp 2,6 miliar.

"Pelaku sudah melakukan aksinya 22 kali dengan kerugian sekitar Rp 2,6 miliar. Pelaku melakukan penipuan dengan bujuk rayu kepada orang yang sudah dikenal," terang KBO Reskrim Polres Klaten Iptu Eko Pujianto kepada wartawan di Mapolres Klaten, Jumat (5/8/2022) siang.

Dijelaskan Eko, aksi pelaku terungkap setelah pada tanggal 26 Januari 2022 saat pelaku menawarkan mobil kepada korban AN (41) warga Desa Gadungan, Kecamatan Wedi. Mobil tersebut ditawarkan Rp 250 juta.


"Mobil ditawarkan Rp 250 juta, mobil diakui mobil miliknya. Padahal itu mobil rental dari Kabupaten Boyolali dan mengaku sudah 22 kali," sambung Eko.

Dari laporan dua korban, lanjutnya, Polres Klaten menangkap pelaku di Bali. Dari pemeriksaan terungkap, selain di Klaten pelaku juga melakukan aksi serupa di beberapa kota lainnya. Kepada polisi, pelaku juga mengaku pernah bekerja sebagai pegawai BUMN.

"Untuk pekerjaan pelaku adalah karyawan BUMN. Ditangkap di Bali di rumah kos tanggal 21 Juli. Beraksi juga di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta," imbuh Eko Pujianto.

Eko menyebut pelaku mengaku melakukan aksi penipuan serupa sebanyak 22 kali. Sat Reskrim Polres Klaten masih mendalami kejadian di daerah lainnya.

"Masih kita dalami, karena korban belum melaporkan semua. Korban baru dua, kemungkinan masih bertambah," jelasnya.

Saat ditanya wartawan, pelaku menyebut dirinya meninggalkan pekerjaannya sebagai karyawan BUMN sejak dua tahun lalu. Dia mengaku dirinya nekat menipu karena punya utang di bisnis kontraktor. Utang itu disebutnya mencapai Rp 1 miliar.

"Sudah keluar (BUMN) dua tahun lalu. Saya usaha kontraktor, ada beberapa utang. Uang saya gunakan untuk bayar utang itu dan untuk kebutuhan sehari-hari sekitar Rp 1 miliar," ucap pelaku.

Sementara itu, Wakapolres Klaten Kompol Sumiarta menjelaskan pelaku dijerat pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP. Pelaku terancam hukuman penjara selama-lamanya empat tahun.



Simak Video "Mayat Wanita Tanpa Busana Tak Beridentitas Ditemukan di Sawah Klaten"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/apl)