6 Anggota Khilafatul Muslimin Jateng Dijerat Pasal Makar-Bikin Keresahan

Afzal Nur Iman - detikJateng
Selasa, 02 Agu 2022 12:58 WIB
Polda Jateng jumpa pers update kasus Khilafatul Muslimin, Selasa (2/8/2022).
Polda Jateng jumpa pers update kasus Khilafatul Muslimin, Selasa (2/8/2022). Foto: Afzal Nur Iman/detikJateng
Semarang -

Berkas enam tersangka kasus Khilafatul Muslimin di Brebes dan Klaten, Jawa Tengah, telah dilimpahkan ke kejaksaan dan dinyatakan lengkap atau P21. Para tersangka dijerat dengan pasal penyebaran berita bohong dan makar.

"Untuk Khilafatul Muslimin wilayah Brebes tersangkanya ada 4, (dijerat) Pasal 14 ayat 1 atau 15 UU No 1 atau Pasal 107 jo 5 KUHP, jadi menyebarkan isu yang menyebabkan perpecahan atau keresahan itu untuk Brebes. Sedangkan untuk Klaten 2 tersangka, keduanya P21 (penyidikan lengkap)," kata Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi saat rilis di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa (2/8/2022).

Polisi juga menghadirkan keenam tersangka dalam rilis tersebut. Keenamnya kompak memakai peci dengan baju tahanan berwarna oranye.


Kedua kasus itu bermula dari konvoi motor yang dilakukan di Brebes dan Klaten pada 29 Mei lalu. Total ada 13 tersangka yang diamankan pihak kepolisian di mana mereka berasal dari Brebes, Klaten, dan Wonogiri.

Di tempat yang sama, Dirkrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro menyebut hingga saat ini baru di Jateng yang berhasil menaikkan kasus ini hingga P21.

"Di mana banyak kejadian-kejadian seperti ini baru Polda Jateng yang berhasil menyidik sampai P21," katanya.

Terkait pasal makar yang disangkakan, Djuhandani menyebut ada dugaan para tersangka hendak mengganti dasar negara. Namun, hal itu masih harus dibuktikan.

"Kalau melihat sementara ini mereka punya keinginan mengubah dasar negara tapi tentu saja ini belum bisa kita kait-kaitkan karena dari hasil penyidikan tentu saja akan mengait dengan penyidikan di atasnya nanti," ujarnya.

Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk kasus Khilafatul Muslimin di Jateng. Terutama untuk para pembantu para tersangka utama.

"Terhadap KM itu yaitu tentang pasal penyebar berita bohong sehingga menyebarkan keonaran, kemudian pasal dugaan makar, dan juga turut serta membantu. Ada juga turut serta membantu ini juga dalam proses P19 atau sidik, jadi untuk perkara pokoknya sudah naik sudah P21 yaitu pada tanggal 21 Juli dan Klaten pada 1 Agustus kemarin," jelasnya.



Simak Video " Fakta-fakta 3 Pimpinan Khilafatul Muslimin di Brebes Jadi Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/mbr)