Round-Up

5 Fakta Eks Direktur RSUD Wonosari Jadi Tersangka Korupsi

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 29 Jun 2022 07:35 WIB
Polda DIY tangkap eks Direktur RSUD Wonosari Gunungkidul terkait kasus korupsi, Selasa (28/6/2022).
Polda DIY tangkap eks Direktur RSUD Wonosari Gunungkidul terkait kasus korupsi, Selasa (28/6/2022). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJateng)
Solo -

Eks Direktur RSUD Wonosari Gunungkidul, yakni perempuan berinisial II (63) ditangkap aparat Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tersangka II terseret dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di RSUD Wonosari pada tahun 2015 lalu.

"Mengenai dugaan tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan wewenang, terkait adanya pungutan dan penyimpangan di RSUD Wonosari. Tersangka perempuan inisial II warga Wonosari, beliau pada saat terjadi peristiwa itu menjabat sebagai direktur. Laporan polisi sendiri tanggal 11 November 2019," kata Dirreskrimsus Polda DIY Kombes Roberto Gomgom Pasaribu kepada wartawan di Mapolda DIY, Selasa (28/6).

Berikut 5 fakta yang dihimpun detikJateng terkait kasus ini.


1. Korupsi uang jasa pelayanan

Roberto menjelaskan kasus ini bermula saat terjadi kesalahan bayar antara tahun 2009 sampai dengan tahun 2012 atas uang jasa pelayanan dokter laboratorium kepada para dokter dan petugas kesehatan di RSUD Wonosari.

"Karena terjadi salah bayar, maka pada tahun 2015, tersangka II memerintahkan untuk mengumpulkan kembali uang tersebut dan ditaruh secara cash ke dalam brankas," jelasnya.

Dari situ terkumpul uang sebesar Rp 646 juta. Namun ternyata tersangka tidak menyetorkan seluruh uang yang terkumpul itu ke kas RSUD Wonosari dan justru digunakan untuk kepentingan pribadi.

"Namun, penggunaannya tidak dikembalikan ke dalam kas daerah. Itu kembali dipergunakan dengan bersama-sama," jelasnya.

2. Ada 2 tersangka

Roberto menerangkan, dalam kasus ini terdapat dua tersangka. Adapun satu tersangka lagi yakni inisial AS yang diproses dalam berkas berbeda.

"Ada satu tersangka lain yang kita periksa dan kita berkas secara terpisah, inisial AS. Kemudian secara bersama-sama, mereka secara sadar menggunakan (uang itu)," jelasnya.

Selengkapnya di halaman berikutnya..