Oknum ASN Pemkab Rembang Jadi Tersangka Korupsi Retribusi Taman Kartini

Mukhammad Fadlil - detikJateng
Kamis, 23 Jun 2022 17:36 WIB
Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Heri Dwi Utomo. Foto diunggah pada Kamis (23/6/2022).
Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Heri Dwi Utomo. (Foto: Mukhammad Fadlil/detikJateng)
Rembang -

Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menjadi tersangka atas kasus korupsi penggelapan dana PAD (Pendapatan Asli Daerah). Tersangka diduga menggelapkan uang negara senilai Rp 113.212.500.

"Tersangka merupakan bendahara penerimaan di Dinas Pariwisata, modus operasi TSK (Tersangka, red) dengan cara memungut uang retribusi penerimaan di Taman Kartini Rembang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang AKP Heri Dwi Utomo, melalui Kanit Idik III, Ipda Widodo Eko Prasetyo, saat ditemui detikJateng, pada Kamis (23/6/2022).

Oknum ASN tersebut, kata Heri, berinisial MR. Tersangka berinisial MR ini, kata Widodo sudah menggelapkan uang negara Rp 113.212.500 selama 10 bulan atau sejak periode 9 Juni 2019 sampai dengan 30 April 2021. Polisi sudah menyita uang hasil korupsi tersebut, namun belum melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.


"Periode yang digelapkan 9 Juni 2019 sampai 30 April 2021. Kerugian Rp 113.212.500, itu yang sudah disita. Saat ini berkas perkara sudah P-21. Rencana minggu depan tersangka kami tahan," imbuhnya.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang Afan Martadi mengatakan berdasar informasi yang pihaknya terima, oknum ASN yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia mengatakan status tersangka akan memberhentikan sementara sebagai aparatur negara.

"Konsekuensinya mendapatkan gaji 50 persen, sampai ada vonis inkrah dari pengadilan. Jika vonis inkrah terbukti maka, jika kasus tersebut adalah kasus tipikor, ASN diberhentikan tidak dengan hormat," pungkas Affan.



Simak Video "Momen Presiden Peru Diperiksa Terkait Kasus Korupsi!"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)