3 Pria Sekap-Perkosa Santriwati Magelang, Fakta Memilukan Ini Terungkap

Tim detikcom - detikJateng
Jumat, 21 Jan 2022 12:31 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: iStock)
Kabupaten Magelang -

Tiga pria di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyekap, dan memperkosa seorang santriwati selama empat hari. Kondisi korban telah diperiksa secara medis dan hasilnya memilukan.

Kapolres Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun mengungkap ketiga pelaku yakni PA (21) dan NI (25) warga Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Kemudian seorang tersangka lainnya masih berusia 15 tahun dan berstatus pelajar.

Modus dari ketiga pelaku ini mengajak korban yang masih berusia 19 tahun untuk bermalam dan mencekokinya dengan miras hingga tak sadarkan diri. Penyekapan ini terjadi sejak Minggu (2/1) hingga Rabu (5/1) di rumah pelaku NI di Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari.

Selain menyekap korban, para pelaku memperkosa korban secara bergantian. Tak hanya itu, korban juga diikat dan diancam.

Korban akhirnya ditemukan pada Kamis (6/1). Sempat dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Merah Putih, korban didampingi oleh penyidik Unit Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Magelang telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten Magelang. Selain itu, juga dengan Pusat Pelayanan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Kasat Reskrim Polres Magelang AKP M Alfan Armin menambahkan korban kemudian diperiksa secara psikologis di RSUP dr Sardjito. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui korban ternyata penyandang disabilitas mental sedang.

"Di mana dengan hasil bahwa korban memiliki disabilitas mental sedang," kata Kasat Reskrim Polres Magelang AKP M Alfan Armin, saat ditemui wartawan di Polres Magelang, Kamis (20/1).



Simak Video "Bejat! Tukang Kredit Perkosa Gadis Disabilitas Berkali-kali hingga Melahirkan"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/ams)