Kedatangan burung Dares ke rumah adalah hal yang tak diinginkan orang Jawa. Bagaimana tidak, burung berwajah menyeramkan ini dikaitkan dengan musibah, seperti kematian.
Menurut penjelasan Rahman Latif Alfian dkk dalam artikel jurnal 'Burung-Burung Pembawa Tanda: Aneka Jenis dan Pemaknaan Mitos Burung pada Masyarakat Desa Ngablak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah', nama ilmiah burung dares adalah Tyto Alba. Burung ini dikenal dengan banyak nama lain, salah satunya burung serak jawa.
Dirujuk dari laman resmi Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, burung serak jawa sejatinya adalah sahabat petani. Mereka aktif pada malam hari untuk berburu tikus yang kerap merugikan komoditas perkebunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, bagi orang Jawa yang tidak berprofesi sebagai petani dan masih memercayai mitos, burung dares adalah makhluk yang tak disenangi saat datang. Apalagi, jika sampai bersarang di rumah.
Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menjauhkan burung dares dari rumah? Simak beberapa tipsnya yang telah detikJateng rangkumkan di bawah ini. Simak sampai tuntas, ya, detikers!
Tips Menjauhkan Burung Dares dari Rumah
Ada beberapa hal yang bisa detikers coba praktikkan untuk menjauhkan burung dares dari rumah. Begini penjelasannya:
1. Buat Rumah dan Halaman Senantiasa Terang
Manuk dares adalah hewan nokturnal. Karenanya, sebagaimana dijelaskan House Digest, mereka cenderung bersikap pemalu dan tertutup.
Oleh karenanya, detikers dapat membuat rumah dan halaman lebih terang pada malam hari. Kondisi sedemikian rupa membuat burung dares tidak tertarik untuk datang.
Kondisi terang juga membuat Tyto alba kesulitan berburu mangsanya. Pasalnya, tikus atau hewan pengerat lain mangsa burung dares menjadi lebih waspada.
2. Jauhkan Mangsa Burung Dares dari Rumah
Dengan alasan yang sama seperti ular, burung dares mengabur ke rumah: mencari mangsa. Alhasil, menyingkirkan hewan pengerat maupun burung-burung kecil dari sekeliling rumah menjadi salah satu cara menjauhkan burung dares.
Dikutip dari World Birds, bersihkan rumah dan sekitarnya dari biji-bijian, selai, sisa makanan, dan apa pun yang sekiranya menarik perhatian tikus. Dahan pohon yang biasa dijadikan tempat nongkrong burung-burung kecil pun bisa dirapikan.
3. Pasang Alat Penghasil Suara
Seperti sudah dibahas sekilas di atas, burung hantu adalah makhluk pemalu. Mereka tidak menyukai lingkungan yang dipenuhi suara, apa pun bentuknya.
Kamu bisa coba membeli alat penghasil suara otomatis, lalu memasangnya di kebun atau atap rumah. Bisa juga membuat alat sendiri, semisal dengan memanfaatkan kaleng timah dan tali. Datangnya angin akan membuat kaleng berbunyi sehingga burung dares terganggu.
4. Bersihkan Spot yang Potensial Dijadikan Sarang
Burung dares menyukai tempat yang gelap, tenang, dan jarang terganggu untuk beristirahat atau bersarang. Karena itu, bersihkan area seperti loteng, plafon, gudang, atau sudut rumah yang jarang digunakan.
Rapikan tumpukan barang dan tutup akses masuk, misalnya dengan memperbaiki genting yang rusak, menutup celah pada atap atau dinding, serta memasang kawat kasa pada ventilasi yang berukuran besar.
Lakukan pemeriksaan dan pembersihan secara berkala agar area tersebut tetap terang dan tidak nyaman dijadikan sarang. Dengan begitu, burung dares akan lebih memilih mencari tempat lain.
5. Manfaatkan Replika Burung Hantu
Burung dares atau serak jawa adalah makhluk teritorial. Mereka tidak menyenangi kedatangan burung hantu asing di wilayah kekuasaannya.
Memanfaatkan sifat tersebut, detikers dapat memasang replika burung hantu di halaman atau bagian luar rumah. Begitu ada burung dares yang melintas dan tertarik mampir melihatnya, mereka akan otomatis memilih menyingkir.
Selain replika atau patung, cermin juga menjadi opsi. Hanya saja, pengaplikasiannya terbilang lebih rumit, begitu juga perawatannya.
6. Potong Pohon yang Terlalu Tinggi
Burung dares senang bertengger di tempat tinggi sembari mengintai mangsanya. Apabila hewan buruannya sudah berada di tempat yang tepat, ia akan meluncur tanpa suara dan menyergap.
Dalam rangka menciptakan lingkungan yang tidak disukai burung dares, detikers dapat coba memangkas pohon yang terlalu tinggi. Terutama, bila pohon itu terlalu dekat dengan rumah.
Dalam prosesnya, pastikan pemangkasan pohon dilakukan secara bijak. Jangan sampai, merusak kelestarian pohon dan satwa yang mungkin tinggal di vegetasi tersebut.
Nah, itulah 6 tips yang bisa detikers coba untuk menjauhkan burung dares dari rumah. Tentunya, memilih percaya tentang mitos kedatangan burung dares atau tidak dikembalikan pada keyakinan masing-masing.
Semoga bermanfaat!
