Kebaya Mau Diklaim Singapura dkk, Pesan Ganjar Bikin 'Mak Jleb'

Kebaya Mau Diklaim Singapura dkk, Pesan Ganjar Bikin 'Mak Jleb'

Tara Wahyu NV - detikJateng
Sabtu, 26 Nov 2022 13:43 WIB
Model Kebaya Modern Anak Perempuan
Model Kebaya Modern Anak Perempuan. Foto: Instagram: @widimulia
Solo -

Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand akan mendaftarkan kebaya ke UNESCO sebagai warisan budaya. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun angkat bicara. Pesan Ganjar cukup menohok.

Saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Sabtu (26/11), Ganjar mengatakan semua negara bisa mengklaim kebaya. Hal serupa pernah terjadi pada batik. Ganjar juga berpesan kepada masyarakat agar mengenakan kebaya.

"Semua bisa ngerjain sih, layaknya batik ya. Tapi rasa-rasanya orang berkebaya yang satu orang Indonesia. Makanya pakailah kebaya, jangan pakai baju adat orang lain," kata Ganjar di Balai Kota Solo, Sabtu (26/11/2022).


Menurut Ganjar, setelah beberapa negara mendaftarkan kebaya ke UNESCO, sebaiknya Indonesia juga harus segera mendaftarkan. Bukan hanya kebaya, Ganjar berujar, tapi seluruh kekayaan tak benda di Indonesia juga harus didaftarkan ke UNESCO.

"Iya sebenarnya kita langsung gabung ikut mendaftarkan saja dan seluruh kekayaan tak benda kita," ujar Ganjar.

"Karena kondisi dunia seperti itu, sekarang daftarkan semua, banyak-banyakan kalau tidak nanti akan diambil orang," imbuh dia.

Diberitakan sebelumnya, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand akan mendaftarkan kebaya ke UNESCO sebagai warisan budaya. Namun, UNESCO menyebut belum ada proposal yang masuk.

"Sebenarnya belum ada informasi resmi yang pasti, karena belum ada proposal yang diterima UNESCO. Saya tidak berpikir, mereka telah mengirimkan apa pun belum. Menurut saya, mereka masih dalam tahap perencanaan. Pertanyaannya, kenapa Indonesia tidak masuk dalam grup ini," kata Kepala Unit Budaya UNESCO Jakarta, Moe Chiba kepada wartawan di sela acara Kita Muda Kreatif (KMK) di Gasblock Borobudur, Jumat (25/11/2022).

Keempat negara tersebut telah melakukan pertemuan konsultasi mengenai pengajuan kebaya sebagai warisan budaya ke UNESCO. Untuk itu UNESCO mendorong Indonesia agar ikut bergabung dalam empat negara itu bersama-sama mengajukan.

"Indonesia tidak mengkonfirmasi, apakah mereka ingin bergabung dengan grup atau tidak. Saya pikir mereka belum menyelesaikan konsultasi nasional, tetapi ini semua informasi informal yang saya dapatkan dari berbagai sumber yang tidak ada yang dikonfirmasi," tutur Moe Chiba.



Simak Video "Ganjar Bicara Inflasi di Solo: Banyak Event, Sampai Nanti Nikahan Kaesang"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/dil)