Gamelan Pusaka Keraton Solo Diarak Sabtu, Penanda Dimulainya Sekaten

Gamelan Pusaka Keraton Solo Diarak Sabtu, Penanda Dimulainya Sekaten

Antara - detikJateng
Kamis, 29 Sep 2022 10:51 WIB
Gamelan sekaten Keraton Kasunanan Surakarta, Minggu (3/11/2019).
Gamelan sekaten Keraton Kasunanan Surakarta, Minggu (3/11/2019). Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo -

Keraton Kasunanan Surakarta akan mengeluarkan dua perangkat gamelan pusaka sebagai penanda dimulainya upacara adat sekaten. Gamelan itu akan dibawa ke Masjid Agung pada Sabtu (1/10).

Pengageng Parentah Keraton Surakarta KGPHA Dipokusumo mengatakan dua gamelan pusaka itu adalah Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari dan Kyai Guntur Madu. Pusaka itu akan diarak oleh sekitar 1.000 orang pada akhir pekan ini.

Dilansir dari Antara, untuk seperangkat gamelan Kyai Guntur Sari akan diletakkan di bangsal selatan bernama Pradonggo, sedangkan Kyai Guntur Madu diletakkan di bangsal utara atau bangsal Pragonggo.


Kemudian, gamelan itu akan ditabuh selama sepekan, hingga 9 Oktober. Penabuh gamelan akan berhenti bersamaan dengan puncak acara Sekaten yaitu Garebek Maulud.

Menurut Gusti Dipo, demikian sapaan akrabnya, tradisi Sekaten kembali digelar setelah sempat terhenti lantaran situasi pandemi COVID-19.

Penurunan angka kasus COVID-19 dan kelonggaran dalam penyelenggaraan kegiatan yang diberikan oleh pemerintah menjadi pertimbangan kembali diselenggarakan kegiatan budaya tersebut.

"Sekaten sudah jadi tradisi sejak Kerajaan Demak masih eksis dan diteruskan sampai hari ini. Tahun ini kami adakan lagi," katanya dikutip dari Antara pada Kamis (29/9/2022).



Simak Video "Kebo Bule Keraton Solo Terindikasi PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/aku)