Penanggalan Jawa

Selasa Kliwon 6 September 2022: Awas Terkena Penyakit

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 06 Sep 2022 06:06 WIB
Ilustrasi Sakit Flu
Ilustrasi sakit. Foto: shutterstock
Solo -

Hari ini, Selasa (6/9/2022) bertemu dengan pasaran Kliwon. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan dengan 9 Sapar 1956, berada di Tahun Ehe, Windu Sancaya dan Wuku Prangbakat.

Weton (hari kelahiran) Selasa Kliwon memiliki neptu 11 ini pada umumnya berperangai lembut, ramah, bicaranya enak didengar, nriman (menerima apa adanya). Akan tetapi mudah terpancing emosinya sehingga mudah marah.

Pangarasan pada weton ini adalah Aras Tuding, artinya sering ditunjuk dalam hal yang positif yang bisa menjadi peluang atau kesempatan. Misalnya dalam suatu organisasi, biasanya orang tersebut berpeluang menduduki jabatan tertentu atau memiliki posisi yang sangat strategis. Namun demikian, terkadang dia juga bisa terkena tudingan dalam hal negatif.


Adapun Pancasuda Sumur Sinaba, bermakna dadi pangungsening kapinteran atau pandai dan berwawasan luas sehingga ia sering dicari orang karena petuah dan nasehatnya, serta banyak pengetahuannya.

Wuku Prangbakat, lambang dewanya RĂªsi Warabisma, kaku hatinya, pekerja keras, tak pernah ragu, cekatan, pemalu. Kaki depannya mencelup di air. Perkataannya kendor di depan, tapi keras di belakang.

Wuku ini juga memiliki karakter seperti pohon tirisan atau kelapa yang panjang umur, serba kecukupan sandang-pangannya serta kuat bicaranya.

Selain itu, Wuku Pangbakat juga digambarkan seperti burung Urang-urangan yang pelit namun cepat dalam bekerja. Bagaikan besi purasani yang berat, pemalu, tegar, kaku, tetapi gemar menuntut ilmu, suci hatinya.

Wuku ini juga dilambangkan seperti pohon beringin yang patah tertiup angin sebagai penggambaran kemungkinan dibohongi atau ditipu.

Kala ada di bawah, selama tujuh hari dalam wuku ini jangan menggali tanah atau beraktivitas dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah.

Pada hari Selasa Kliwon di wuku ini adalah hari yang tidak baik, maka sebaiknya jangan pergi karena jika bepergian akan terhenti di jalan lantaran terserang penyakit. Tetapi ini adalah hari yang baik untuk memanen buah-buahan.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radya Pustaka Solo.
Bagi pembaca yang ingin berkonsultasi mengenai weton, hari baik dan semacamnya bisa mengirim email melalui: infojateng@detik.com]



Simak Video "Momen Polisi Bangunkan Maling yang Ketiduran di Ruang Guru SDN Blora"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/apl)