Lekat di Panggung Didi Kempot, Ternyata 'Cendol Dawet' Kreasi Abah Lala

Lekat di Panggung Didi Kempot, Ternyata 'Cendol Dawet' Kreasi Abah Lala

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 19 Agu 2022 14:06 WIB
Abah Lala. Foto diunggah Rabu (17/8/2022).
Abah Lala. (Foto: dok Pribadi)
Solo -

Sebelum lagu 'Ojo Dibandingke' yang dia ciptakan dan nyanyikan sendiri menjadi viral, Abah Lala sudah terkenal karena menciptakan senggakan 'Cendol Dawet'. Senggakan atau sorakan untuk meningkahi lagu dangdut itu kondang sejak 2019 lalu. Berikut kisahnya.

Senggakan Cendol Dawet mulai naik daun sejak digunakan untuk meningkahi lagu-lagu Didi Kempot, salah satunya berjudul Pamer Bojo. Selain oleh Didi Kempot, senggakan yang liriknya tak nyambung dengan lagu yang sedang dimainkan itu juga dipopulerkan Soimah, Ayu Ting Ting, Via Vallen, Nella Kharisma, dan lain-lain.

Tak hanya di panggung-panggung musik di Jawa Tengah, senggakan Cendol Dawet juga merambah merebak hingga ke program-program hiburan di stasiun televisi nasional. Dikutip dari detikHOT, berikut kisah Abah Lala dan senggakan Cendol Dawetnya.


Saat ditemui detikHOT di Studio Trans 7 Jakarta pada medio September 2019, Abah Lala yang bernama asli Agus Purwanto itu mengklaim sebagai orang yang pertama kali mencetuskan senggakan 'Cendol Dawet'. Meski terkesan asal, ternyata ada misi mulia di balik terciptanya senggakan tersebut.

"Tujuan dari kata-kata Cendol Dawet itu kita buat untuk menghilangkan jargon-jargon di kalangan irama dangdut yang menurut saya kurang pas dan tidak sopan untuk ditirukan oleh anak-anak," kata Abah Lala kepada detikHOT yang dikutip detikJateng pada Jumat (19/8/2022).

"Apalagi di sini saya punya niat agar musik dangdut itu selalu dicintai oleh kalangan anak-anak, asyik. Ibu-ibu, oke. Tante-tante juga keren. Om-om juga ganteng, mas-mas juga enjoy. Jadi biar ini nanti semua kalangan masuk untuk bisa menikmati Cendol Dawet," sambung Abah Lala.

Abah Lala memang tak menyebutkan senggakan yang dia maksud kurang sopan itu. Namun, sebelum Cendol Dawet viral, kita tahu ada beberapa senggakan khas dangdut seperti 'bukak sithik jos' dan lain-lain.

Kepada detikHOT, Abah Lala mengungkapkan bahwa senggakan Cendol Dawet itu sudah dia ciptakan sejak tiga tahun sebelumnya atau sekitar 2016. Namun, tak mudah bagi pria asal Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, itu untuk mempopulerkannya.

"Dulu awalnya gini, perjuangan untuk Cendol Dawet itu sulit. Dulunya sering diejek. Masa lagu dangdut Cendol Dawet. Nggak ada hubungannya," ujar Abah Lala dengan mata berkaca-kaca.

Namun, akhirnya semesta berpihak pada niat baik Abah Lala untuk mengikis senggakan bernuansa tak senonoh dalam music dangdut. "Ya saya suka aja. Itu jargon dipakai sama semua kalangan pedangdut, saya suka," kata Abah Lala.

"Karena itu misi dari saya, lebih banyak yang menyiarkan itu kan lebih banyak lagi penggemar musik dangdut dari berbagai kalangan," imbuh Abah Lala yang sebelumnya dikenal sebagai seniman reog itu.

"Tidak harus yang berbau ini itu ini itu, yang penting cendol dawet saja sudah meriahkan suasana. Apalagi itu kata-kata yang tidak jorok atau mungkin kata katanya juga enak. Kata-kata sebagai pembangkit suasana dalam acara pentas, biar suasananya lebih terasa hangat dan ayem," pungkas Abah Lala yang pada 2019 lalu berumur 32 tahun.

Berikut lirik senggakan Cendol Dawet tersebut.

Cendol dawet, cendol, dawet seger
Cendol-cendol dawet-dawet
Cendol-cendol dawet-dawet
Cendol-cendol dawet-dawet

Cendol, dawet seger, piro
Rp 500-an, terus, gak pakai ketan.
Ji, ro, lu, pat, limo, enam, pitu, wolu

Tak ting tak ting tak tung
Tak ting tak ting tak tung
Tak ting tak ting tak tung
Lo-lo, lo-lo, yes!



Simak Video "Penampilan Farel Prayoga di Istana Negara Sudah Didaftarkan ke HAKI"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/mbr)