KEK Industropolis Batang Berkomitmen Mandiri Cari Investor

KEK Industropolis Batang Berkomitmen Mandiri Cari Investor

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 23 Okt 2026 18:08 WIB
Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Marfan Trihartiko, dalam forum investasi Jateng detikJateng-Jogja Award 2026 di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis Batang, Jumat (23/10/2026).
Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Marfan Trihartiko, dalam forum investasi Jateng detikJateng-Jogja Award 2026 di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis Batang, Jumat (23/10/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Batang -

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang berkomitmen untuk memiliki kemandirian di segala aspek dalam mencari investor. Hal itu disampaikan Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Marfan Trihartiko, dalam forum investasi Jateng detikJateng-Jogja Awards 2026.

"KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang) berkomitmen untuk menjawab semua dukungan pemerintah ini tentunya dengan menjadi kawasan industri yang memiliki kemandirian. Jadi, kita akan berusaha sekali untuk memiliki kemandirian dalam segala aspek, dalam mencari investor," kata Marfan dalam forum yang digelar di Nusantara Ballroom, KEK Industropolis Batang, Jumat (23/10/2026).

Dia mengapresiasi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang selalu menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk membantu menarik investor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marfan menjelaskan, KITB atau KEK Industropolis Batang lahir dari opportunity yang muncul ketika situasi geopolitik sedang ada dinamika. Pemerintah menyambut baik dan mendukung luar biasa. Menurut dia, tanpa dukungan penuh dari pemerintah, KITB tidak akan tumbuh secepat ini.

ADVERTISEMENT

"Dari segi pengelolaan kawasan, energi dan sebagainya, serta semua aspek yang juga akan mendukung investor-investor supaya betah di sini," ujarnya.

Selain kemandirian, sinergitas antar lembaga dan investasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kemajuan investasi.

"Saya ingin meng-highlight bahwa sinergi antar lembaga instansi itu sangat kritikal. Bukan hanya Kawasan Industri Batang tapi juga seluruh Kawasan Industri di Jawa Tengah," ucapnya.

KITB sudah berdiri sejak 2020. Meski sudah mengalami pergantian Kepala Daerah, dan Dirut Utama, namun ada satu kesamaan yakni pertumbuhannya terus naik. Marfan menilai ada usaha dari semua pihak dalam kemajuan investasi ini.

"Ada usaha-usaha yang dilakukan untuk supaya sinergi antar BUMN, juga BUMD, juga kepala daerah, dan juga semua instansi dan pemerintah se-instansi kelembagaan. Supaya semuanya itu bisa bekerja sama, berkolaborasi, supaya apapun bottleneck-nya, mau itu administrasi, mau itu perizinan, mau itu gangguan keamanan dan friksi sosial, itu tidak ada satupun yang tidak selesai," jelasnya.

Dalam perkembangannya, dia mengakui adanya beberapa dinamika yang muncul. Namun dengan sinergisitas antar lembaga, instansi, dan berbagai pihak, dia yakin pertumbuhan ekonomi akan terus naik.

"Harapan saya adalah supaya semua impian kawasan industri yang sedang ingin ditumbuhkan di Jawa Tengah, itu bisa tumbuh, bisa terealisasi dengan cepat sehingga bisa memberikan manfaat secepat-cepatnya bukan hanya baik bagi warga daerah Jawa Tengah maupun juga nasional," pungkasnya.



(dil/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads