Sudah sejak awal Ramadan, suasana bengkel beduk milik Taofik Amin di Desa Keniten, Banyumas, mulai terasa berbeda. Tumpukan kayu, rangka beduk setengah jadi, dan suara alat pertukangan menjadi penanda meningkatnya aktivitas di bengkel sederhana itu.
Taofik, perajin beduk asal Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Kabupaten Banyumas, mengaku pesanan beduk pada Ramadan tahun ini mengalami kenaikan, meski datang agak terlambat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah untuk Ramadan ini walaupun ada peningkatannya, tapi memang agak terlambat. Alhamdulillah, tahun ini meningkat," kata Taofik saat ditemui di bengkelnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menyebut yang diterimanya saat ini meningkat dibanding hari-hari biasa. Kebanyakan pemesan akan menggunakan beduk untuk Ramadan, terutama saat akhir Ramadan atau menjelang Lebaran.
"Sekarang ini sudah mulai di angka 40 persen. Biasanya satu bulan paling tiga, empat sampai lima. Sekarang satu minggu hampir lima," ujarnya.
Meski permintaan meningkat, Taofik mengungkapkan pola pesanan tahun ini sedikit berbeda. Jika sebelumnya bengkel sudah ramai sejak sebulan sebelum Ramadan, kini justru pesanan baru berdatangan mendekati awal puasa.
"Tahun ini lebih meningkat, tapi datangnya mepet. Biasanya satu bulan sebelum Ramadan sudah ada yang pesan, ada yang servis juga. Kalau sekarang baru pada berdatangan," tuturnya.
Untuk menyelesaikan satu beduk, Taofik membutuhkan waktu yang berbeda-beda, tergantung ukuran. Proses pembuatan badan beduk berdiameter kecil hingga sedang bisa rampung dalam satu hari, namun belum termasuk tahap akhir.
"Kalau ukuran 40, 50 sampai 60 sentimeter itu satu hari selesai, tapi belum finishing. Kalau sampai pemasangan kulit itu sekitar dua sampai tiga hari," jelasnya.
Soal harga, Taofik menyebut beduk ukuran 40 sentimeter dibanderol Rp2,5 juta. Ukuran 50 sentimeter seharga Rp3,5 juta, dan ukuran 60 sentimeter Rp4,5 juta.
"Kalau yang satu meter itu harganya Rp15 juta," kata dia.
Pesanan beduk buatannya tidak hanya datang dari wilayah Banyumas. Tahun ini, pesanan terjauh berasal dari Lampung Tengah.
"Yang paling jauh sekarang dari Lampung, Lampung Tengah. Ukurannya 90 sentimeter," ungkap Taofik.
Simak Video "Berfoto Menarik di Bawah Bunga Sakura di Banyumas, Jawa Tengah"
(afn/ams)