172 Barang Tertinggal di KAI Daop 4 Selama Nataru, Ada Laptop-Uang

172 Barang Tertinggal di KAI Daop 4 Selama Nataru, Ada Laptop-Uang

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 04 Jan 2026 11:01 WIB
172 Barang Tertinggal di KAI Daop 4 Selama Nataru, Ada Laptop-Uang
Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Semaranfg -

Semasa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 4 Semarang mencatat ratusan barang milik penumpang tertinggal di stasiun dan di dalam rangkaian kereta. Ada 172 barang yang tertinggal dengan nilai mencapai Rp 75 juta.

Hal itu dikatakan Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif. Ia menyebut, temuan itu seiring dengan tingginya mobilitas penumpang kereta api di wilayah Semarang dan sekitarnya.

"KAI Daop 4 Semarang mencatat ada 172 barang milik pelanggan yang tertinggal di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api selama periode 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026," kata Luqman dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut, jenis barang yang tertinggal didominasi barang berharga seperti handphone, laptop, uang tunai, hingga barang pribadi lainnya.

ADVERTISEMENT

"Barang-barang yang tertinggal merupakan barang seperti handphone, laptop, uang tunai, serta barang pribadi lainnya. Total barang yang berhasil ditemukan dan diamankan tesebut memiliki taksiran nilai sebesar Rp 75 juta," tuturnya.

Ia lantas mengingatkan pelanggan agar lebih waspada dan teliti terhadap barang bawaan, terutama saat turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun.

"Kami mengingatkan pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di ruang tunggu, di dalam kereta, maupun ketika turun di stasiun tujuan. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum meninggalkan tempat duduk," ujar Luqman.

KAI pun menyediakan sistem Lost and Found bagi pelanggan yang kehilangan maupun yang menemukan barang. Namun, kehati-hatian dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab pribadi setiap pelanggan.

"Pelanggan diimbau datang lebih awal ke stasiun, tidak terburu-buru saat naik maupun turun kereta, serta memanfaatkan layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan," imbaunya.

Selain itu, ia juga mengimbau penumpang untuk memanfaatkan bantuan petugas jika mengalami kesulitan selama perjalanan.

"Terkait barang bawaan, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau para pelanggan untuk menyimpan barang dengan baik di tempat yang telah disediakan serta memastikan penempatannya aman agar tidak terjatuh dan membahayakan penumpang lainnya," tambah Luqman.

Sementara itu, volume penumpang kereta api di wilayah Daop 4 Semarang masih terbilang tinggi. Hingga Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, jumlah penumpang berangkat tercatat 25.334 orang, sedangkan penumpang datang mencapai 25.436 orang.

"Sedangkan secara kumulatif, per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume penumpang di Daop 4 Semarang selama Nataru tercatat sebanyak 964.765 penumpang," ungkapnya.

"Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 483.562 penumpang dan kedatangan sebanyak 481.203 penumpang," lanjutnya.

Adapun volume keberangkatan dan kedatangan penumpang di masing-masing Stasiun KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) adalah sebagai berikut:

1. Stasiun Semarang Tawang: berangkat 7.912 penumpang, datang 7.745 penumpang
2. Stasiun Semarang Poncol: berangkat 5.176 penumpang, datang 6.407 penumpang
3. Stasiun Tegal: berangkat 3.234 penumpang, datang 2.975 penumpang
4. Stasiun Pekalongan: berangkat 2.738 penumpang, datang 2.271 penumpang
5. Stasiun Pemalang: berangkat 1.373 penumpang, datang 1.187 penumpang.
6. Stasiun Cepu: berangkat 1.260 penumpang, datang 1.221 penumpang
7. Stasiun Ngrombo: berangkat 1.345 penumpang, datang 1.377 penumpang




(apu/apu)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads