Pendaftaran CPNS 2026 Kapan Dibuka? Cek Update Informasi Terbarunya!

Pendaftaran CPNS 2026 Kapan Dibuka? Cek Update Informasi Terbarunya!

Anindya Milagsita - detikJateng
Sabtu, 03 Jan 2026 13:11 WIB
Pendaftaran CPNS 2026 Kapan Dibuka? Cek Update Informasi Terbarunya!
Ilustrasi CPNS. (Foto: Istimewa/BKN RI)
Solo -

Memasuki tahun 2026, ada begitu banyak orang yang mungkin menaruh perhatian terhadap rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Termasuk pertanyaan seputar, "apakah seleksi CPNS akan dibuka kembali di tahun 2026?"

Untuk diketahui, dari tahun ke tahun rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) atau yang juga dikenal sebagai CPNS dikelola oleh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bersama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Inilah yang membuat informasi terbaru dari instansi tersebut senantiasa ditunggu-tunggu oleh sebagian masyarakat, terutama mereka yang menaruh minat untuk mendaftarkan diri sebagai calon ASN.

Mengenai CPNS 2026, terdapat informasi yang sempat disinggung oleh pihak KemenPAN-RB melalui MenPAN-RB, Rini Widyantini. Bukan hanya itu saja, pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga telah memberikan sinyal tentang adanya rekrutmen CPNS 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, buat kamu yang dibuat penasaran dengan pendaftaran CPNS 2026, mari simak update informasinya. Baca sampai habis informasinya melalui artikel ini, ya.

Poin Utamanya:

ADVERTISEMENT
  • Hingga kini, MenPAN-RB menegaskan belum ada arahan resmi dari Presiden terkait pembukaan CPNS 2026. Pemerintah masih melakukan pemetaan kebutuhan ASN berdasarkan strategi lima tahunan dan kesiapan anggaran masing-masing instansi.
  • Kementerian Keuangan merencanakan rekrutmen CPNS 2026 yang difokuskan pada sekolah kedinasan, khususnya lulusan PKN STAN dan SMA untuk formasi Bea Cukai, sebagaimana tercantum dalam Renstra Kemenkeu 2025-2029.
  • Pemerintah dan Komdigi mengingatkan agar tidak percaya link pendaftaran CPNS 2026 yang beredar di luar kanal resmi. Informasi valid rekrutmen CASN hanya diumumkan melalui portal resmi SSCASN BKN.

Pendaftaran CPNS 2026 Kapan Dibuka?

Seperti yang sudah sedikit diulas sebelumnya, terdapat pernyataan resmi dari MenPAN-RB yang diharapkan dapat memberikan gambaran bagi masyarakat. Dilansir detikFinance, Rini Widyantini memberikan penjelasan tentang rekrutmen CASN 2026. Dirinya menyebut belum ada arahan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto soal adanya pembukaan pendaftaran CPNS di tahun 2026.

Lebih lanjut, MenPAN-RB Rini Widyantini juga memberikan gambaran tentang pembukaan CPNS yang perlu melalui perhitungan matang. Terutama soal keperluan pegawai pemerintah sesuai dengan permintaan di masing-masing kementerian atau lembaga terkait.

"Kita lihat dulu, belum ada arahan dari bapak presiden. Kan kita harus hitung lagi, karena ini kan per 5 tahunan, ini sudah kemarin kan yang 2024," jelas MenPAN-RB Rini.

Mengenai kebutuhan pegawai pemerintah, Rini menjelaskan beberapa instansi sudah mengajukan kebutuhan pegawai baru. Namun, ada juga sebagian di antaranya yang belum mengajukan.

Menteri PAN-RB Rini Widyantini menyebut telah meminta kepada kementerian dan lembaga untuk memetakan kebutuhan pegawai. Hal ini dimaksudkan agar pihaknya dapat melihat posisi yang bisa ditambah maupun dikurangi dalam hal rekrutmen CPNS selanjutnya.

"Saya sudah meminta mereka (kementerian) untuk melakukan analisis kebutuhan sesuai dengan strategi lima tahun ke depan. Jadi, kan kita supaya bisa lihat apakah nanti akan ada positif growth terhadap jabatan-jabatan tentu. Apakah ada harus minus growth atau memang harus tetap seperti itu," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, MenPAN-RB Rini Widyantini juga menegaskan anggaran untuk menambah CPNS dipertimbangkan berdasarkan perhitungan masing-masing instansi. Sebaliknya, KemenPAN-RB memiliki wewenang untuk mengelola formasi dan juga seleksi nantinya. Inilah yang membuat pembukaan rekrutmen CPNS perlu melalui prosedur yang panjang dan persiapan matang.

Kemenkeu Beri Sinyal Buka Rekrutmen CPNS 2026

Sementara itu, terdapat sinyal yang diberikan oleh pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Dikutip dari Antara, Kemenkeu berencana membuka rekrutmen CPNS 2026 yang diperuntukkan bagi lulusan PKN STAN dan juga SMA.

Sebelumnya, Kemenkeu telah membuka formasi CPNS untuk umum. Pada tahun 2026 ini akan lebih difokuskan pada sekolah kedinasan. Diperkirakan formasi yang dibuka oleh Kemenkeu mencapai 279 formasi untuk lulusan STAN dan 300 formasi bagi lulusan SMA.

Khusus formasi lulusan SMA akan ditugaskan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam jabatan petugas lapangan. Sebaliknya, untuk lulusan PKN STAN belum ada detail tambahan yang disampaikan oleh Menkeu Purbaya.

"Bea Cukai perlu tenaga lapangan. Tenaga teknis Bea Cukai itu kan ada di mana-mana. Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 orang lulusan SMA di seluruh Indonesia, direkrut di masing-masing lokasinya," jelas Menkeu Purbaya.

Rencana Kemenkeu buka rekrutmen CPNS di tahun 2026 telah tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029. Apabila mengacu pada dokumen resminya, pembahasan soal CPNS tertuang di dalam Proyeksi Kebutuhan SDM Kementerian Keuangan 2025-2029. Melalui poin ke-4 diuraikan:

"Penambahan pegawai baru dari rekrutmen CPNS (umum dan sekolah kedinasan) dan PPPK dengan mengkaji kemungkinan penerapan rekrutmen ASN fleksibel."

Tahapan Rekrutmen CPNS

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ada kemungkinan rekrutmen CPNS 2026 memiliki perbedaan. Masih merujuk pada detikFinance, melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 rekrutmen CASN kemungkinan akan ada ketentuan baru yang disebut dengan kebijakan zero atau minus growth.

Singkatnya, istilah tersebut berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan juga tata kelola yang lebih efisien. Kemudian nantinya direncanakan akan ada pendekatan digitalisasi dalam rangka efektivitas dan efisiensi birokrasi.

Tidak hanya itu saja, terdapat rencana kebijakan untuk menciptakan reformasi birokrasi yang lebih berkualitas, berintegritas, dan profesional. Lalu kualitas belanja pegawai tetap perlu beracuan agar tetap menjaga daya beli dan konsumsi aparatur negara.

Sementara itu, apabila merujuk pada tahapan rekrutmen CPNS di tahun-tahun sebelumnya, ada tiga tahap yang perlu dilalui oleh setiap kandidat agar dapat lolos dan dinyatakan sebagai CPNS. Hal ini tertuang di dalam Peraturan MenPAN-RB Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Ketiga tahap yang dimaksud sudah tertuang di dalam Pasal 26. Melalui pasal tersebut disampaikan:

"Seleksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1) huruf d untuk pengadaan PNS terdiri dari 3 (tiga) tahap:
a. seleksi administrasi;
b. SKD; dan
c. SKB."

Untuk seleksi administrasi, dijelaskan dalam Pasal 28 ayat (1) yang berbunyi:

"Seleksi administrasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 26 huruf a dan Pasal 27 huruf a dilakukan untuk mencocokkan persyaratan administrasi dan kualifikasi dengan dokumen pelamar."

Setelah lolos seleksi administrasi, pelamar akan lanjut ke tahap SKD. Khusus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) juga telah dijelaskan di dalam pasal lainnya. Salah satunya melalui Pasal 30 ayat (1) sampai (3) yang menyebut:

"(1) SKD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 huruf b menggunakan CAT BKN.
(2) SKD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi dasar PNS.
(3) SKD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. tes wawasan kebangsaan;
b. tes intelegensia umum; dan
c. tes karakteristik pribadi."

Nah, tahapan terakhir dalam rangkaian rekrutmen CPNS adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Setelah lolos seleksi administrasi dan SKD, pelamar akan menghadapi SKB. Di dalam Pasal 32 ayat (1) disampaikan:

"SKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 huruf c dilakukan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi bidang yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi bidang sesuai dengan kebutuhan Jabatan."

Mengingat hingga saat ini belum ada informasi resmi tentang pembukaan CPNS 2026 dari pemerintah melalui KemenPAN-RB, maka masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dalam menerima informasi. Hal ini juga telah disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memberikan imbauan soal link pendaftaran CPNS 2026.

Menurut laman resmi mereka, sebelumnya beredar informasi yang menyatakan soal link daftar CPNS 2026. Hal tersebut adalah hoaks dan masyarakat diharapkan berhati-hati.

Untuk diketahui, selama pembukaan CPNS dari tahun ke tahun, pemerintah telah menyediakan portal resmi yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara. Portal yang dimaksud adalah SSCASN. Di dalamnya akan disampaikan informasi terbaru dan menu pendaftaran CASN, baik itu PNS maupun PPPK.

Nah, bagi kamu yang ingin memantau rekrutmen CPNS selanjutnya, dapat mengakses portal resmi SSCASN BKN. Untuk memudahkan, berikut link resminya:

== > Link SSCASN BKN Resmi untuk Cek Rekrutmen CASN < ==

Itulah tadi penjelasan mengenai informasi terbaru pendaftaran CPNS 2026 yang masih menunggu arahan dari Presiden beserta gambaran tahapan rekrutmen, imbauan dari Komdigi, hingga link resmi rekrutmen CASN. Semoga menjawab, ya.




(sto/dil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads