PT Pertamina diketahui melakukan penyesuaian terhadap harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang aktif diberlakukan per 1 Januari 2026. Bagaimana dengan PLN? Adakah penyesuaian tarif listrik?
Disadur dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), berdasar Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik PLN, penyesuaian tarif dilakukan 3 bulan sekali. Artinya, Januari masuk triwulan pertama 2026 bersama Februari dan Maret.
Faktor yang memengaruhi perlu tidaknya penyesuaian tarif listrik adalah kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA). Apabila parameter-parameter ekonomi makro itu berubah, tarif listrik untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi berpotensi turut disesuaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teruntuk Triwulan 1 2026, pemerintah memutuskan untuk tidak mengubah tarif listrik. Hal ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberi stabilitas ekonomi pada awal tahun.
"Berdasarkan perhitungan parameter tersebut, secara formula tarif tenaga listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan," terang Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, di Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Dengan tidak adanya perubahan ini, tarif listrik yang berlaku tetap sama dengan Triwulan IV 2025, yakni periode Oktober-Desember. Cek selengkapnya via uraian berikut.
Poin Utamanya:
- Penyesuaian tarif listrik dapat dilakukan 3 bulan sekali. Dasarnya adalah parameter-parameter ekonomi makro, seperti kurs dan inflasi.
- Untuk Triwulan I 2026 yang meliputi Januari-Maret, PLN tidak melakukan penyesuaian tarif.
- Belum ada kepastian mengenai ada tidaknya diskon tarif listrik tahun 2026. Tahun lalu, PLN memberikan diskon tarif listrik 50% pada bulan Januari.
Daftar Tarif Listrik PLN Per 1 Januari 2026
Sejauh penelusuran tim detikJateng di website resmi PLN bagian tarif adjustment pada Kamis (1/1/2026) pukul 11.15 WIB, belum ada dokumen resmi yang dirilis berkenaan dengan tarif Januari-Maret. Namun, berhubung tidak ada perubahan, daftar tarif di bawah ini diambilkan dari dokumen tarif Oktober-Desember 2025:
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 1.352,00 per kWh
- Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan B-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-4/TT daya 30.000 kVA ke atas: Rp 996,74 per kWh
- Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan P-2/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
- Golongan P-3/TR: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan L/TR, TM, TT: Rp 1.644,52 per kWh
Apakah Ada Diskon Listrik Tahun 2026?
Tahun 2025, pemerintah memberi diskon tarif listrik sebesar 50% pada bulan Januari. Selang 6 bulan kemudian, tepatnya pada Juni 2025, promo tarif listrik 50% kembali diberikan selama 2 bulan. Bagaimana dengan 2026?
Dirujuk dari detikFinance, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ketika dimintai konfirmasi mengaku belum menerima usulan resmi. Ia mengatakan akan memantau perkembangan dan masukan yang ada.
"Sampai sekarang belum ada usulan, nanti kita lihat seperti apa masukannya," terang Purbaya singkat saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).
Menurut menteri keuangan yang dilantik pada September 2025 itu, jika ekonomi Indonesia menunjukkan tren positif, maka kebijakan diskon tarif listrik besar kemungkinan tidak diperlukan lagi.
"Jadi, kalau ekonominya sudah lari mah nggak usah. Nanti Anda doain aja saya kerjanya benar sehingga ekonominya bagus," imbuh Menkeu Purbaya.
Dilihat dari akun Instagram resmi PLN, @pln_id, tatkala ditanya mengenai promo pada Januari-Februari 2026, pihak PLN hanya meminta untuk terus mengawal informasi terbaru di medsos PLN. Dengan kata lain, belum ada kepastian yang bisa diberikan.
"Halo Electrizen Follow dan ikuti terus sosial media PLN dan nantikan promo menarik lainnya yaa," bunyi jawaban itu, dikutip pada Kamis (1/1/2026) pukul 11.40 WIB.
Demikian informasi ringkas mengenai tarif listrik PLN per 1 Januari 2026. Semoga bermanfaat!
(sto/ams)











































