Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, meninjau Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Salah satu unit usaha yang dilakukan Kopdes ini persewaan sepeda onthel untuk keliling daerah wisata.
Kepala Desa Candirejo, Singgih Mulyanto, mengatakan ada modal berupa simpanan pokok dan simpanan wajib Rp 24 juta. Menurutnya, langkah pertama dibelikan sepeda onthel.
"Sepeda itu yang punya Koperasi Merah Putih, tapi untuk pemasarannya Koperasi Wisata. Kita bersinergi, kalau lain tempat do gelut (berkelahi) rebutan aset. Kalau kita nggak," kata Singgih kepada wartawan, Kamis (28/8/2025) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu untuk sementara dari Rp 24 juta, baru kita beli 10 sepeda. Kalau yang banyak dengan kemitraan dengan pihak luar. Sebelum adanya Koperasi Merah Putih, Koperasi Desa Wisata kerja sama dengan pihak ketiga (soal sepeda). Setelah adanya Koperasi Merah Putih, kita dorong harus punya sepeda onthel (lawasan)," sambung Singgih.
Hal tersebut dilakukan karena berada di Desa Wisata Candirejo. Di mana telah memiliki paket wisata berupa cycling tour, dokar tour dan jalan kaki. Paket tersebut telah ada sejak beberapa tahun yang lalu.
"Dijual (wisata) per paket. Artinya ada wisatawan asing datang ke Candirejo. Kita tanya mau apa, cuma mau keliling naik sepeda, ya sudah," ujarnya.
"Dulu sebelum ada Koperasi Merah Putih, pihak ketiga kita kurangi. Sepedanya kita cukupi melalui Koperasi Merah Putih," tuturnya.
Sementara itu, Menko Pangan Zulhas mengatakan, koperasi itu sesuai yang diperlukan apa di desa. Sedangkan Desa Candirejo merupakan salah satu desa wisata.
"Misalnya diperlukan minyak goreng, perlu gula, beras maka ada warungnya. Kalau desa-desa wisata perlu itu sewaan sepeda onthel, ya itu saja," kata Zulhas.
"Wong di sini nggak perlu pupuk, wong nggak ada sawahnya. Oleh karena itu sesuai dengan potensi desanya. Yang intinya bagaimana di desa itu timbul terlahir pusat-pusat kegiatan ekonomi sehingga anak-anak mudanya bisa berlatih, bisa mengembangkan diri, bisa menjadi pengusaha, bisa menjadi entrepreneur. Nanti koperasi akan disambung di seluruh koperasi yang ada 80 ribu itu, bisa tukar informasi, bisa tukar usaha," tegas Zulhas.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, mengatakan pihaknya akan memetakan potensinya.
"Kita ngobrol, koperasi kan kuncinya ngobrol. Musyawarah di tiap-tiap desa, musyawarah di wilayah desa. Ada komunikasi terkait potensi, komunikasi terkait dengan pengurusnya, kita bersama-sama," kata Grengseng.
"Ngobrol dulu, sambil kita nunggu kalau ada tambahan regulasi apa yang lebih memudahkan, lebih mengikat kita untuk mempercepat proses (Kopdes)," tambahnya.
(apu/afn)