Kreatif, Warga Kulon Progo Sulap Batu Alam Jadi Karya Bernilai Jual Tinggi

Kreatif, Warga Kulon Progo Sulap Batu Alam Jadi Karya Bernilai Jual Tinggi

Jalu Rahman Dewantara - detikJateng
Minggu, 25 Sep 2022 04:05 WIB
Sidik Citra Nurgita saat menunjukkan proses pembuatan batu lukis di los UMKM Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, Sabtu (24/9/2022)
Sidik Citra Nurgita saat menunjukkan proses pembuatan batu lukis di los UMKM Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, Sabtu (24/9/2022). (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJateng)
Kulon Progo -

Di tangan pemuda asal Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), batu alam yang dianggap tidak berguna justru bisa menjadi karya seni bernilai jual tinggi. Dari batu inilah, tercipta lukisan yang harga jualnya bisa tembus hingga ratusan ribu rupiah. Seperti apa wujudnya?

Sejumlah batu alam berjejer rapi di atas meja kecil yang terletak di los UMKM Desa Wisata Tinalah, Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo. Di belakangnya, Sidik Citra Nurgita tengah sibuk mengoleskan kuas lukis ke salah satu bebatuan itu.

Tak butuh waktu lama, batu yang semula polos kini dipenuhi corak dan warna. Mulai dari panorama alam, karakter kartun, hingga wajah sosok terkenal pun bisa tergambar jelas pada bagian pipih batu tersebut.


"Saya menyebut karya ini sebagai Rock Painting Tinalah," ujar Sidik saat ditemui di Desa Wisata Tinalah, Sabtu (24/9/2022).

Rock Painting Tinalah atau Seni Melukis Batu Tinalah ini sudah digelutinya sejak 2019. Ide melukis batu berawal dari banyaknya bebatuan alam yang bertebaran di sepanjang Sungai Tinalah tapi jarang dimanfaatkan masyarakat.

Sidik pun berpikiran untuk mendayagunakan sumber daya alam tersebut. Berbekal kemampuannya melukis, Sidik akhirnya bisa membuat lukisan dengan media batu ini.

"Karena di sini bahan itu (batu) melimpah, jadi menuangkan ide saya yang basicnya seni rupa, pindah ke batu, dan akhirnya menjadi Rock Painting seperti ini," ucap pria yang juga merupakan salah satu pengelola Desa Wisata Tinalah tersebut.

Proses Lukis Batu

Proses pembuatan batu lukis ini terbilang gampang-gampang susah. Karena teksturnya yang tidak rata, Sidik harus selektif dalam memilih batu. Hanya batu dengan permukaan yang pipih saja yang bisa dijadikan media lukisan.

"Untuk batu yang dipilih mungkin batu yang agak-agak pipih gitu permukaannya, yang agak rata. Untuk jenisnya enggak ada yang khusus. Yang penting asli dari Tinalah itu aja," ujarnya.

Sidik menjelaskan pada prinsipnya proses melukis batu sama saja dengan membuat lukisan dari media kanvas. Namun, tingkat kesulitannya lebih tinggi. Lagi-lagi karena masalah tekstur serta permukaan batu yang tidak rata.

"Untuk perbedaannya mungkin lebih sulit ya. Kalau di kanvas kan sudah biasa karena permukaannya rata, kalau di batu permukaannya beda-beda, teksturnya beda, jadi lebih teliti untuk membuat detilnya itu agak susah," ucapnya.

Sidik Citra Nurgita saat menunjukkan proses pembuatan batu lukis di los UMKM Desa Wisata Tinalah, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Sabtu (24/9/2022)Sidik Citra Nurgita saat menunjukkan proses pembuatan batu lukis di los UMKM Desa Wisata Tinalah, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Sabtu (24/9/2022) Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJateng

Simak harga lukisan batu di halaman selanjutnya...