Pembangunan Infrastruktur KIT Batang Ditarget Rampung Tahun Depan

Pembangunan Infrastruktur KIT Batang Ditarget Rampung Tahun Depan

Robby Bernardi - detikJateng
Jumat, 16 Sep 2022 10:13 WIB
Untuk mendukung pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Kementerian PUPR secara terpadu tengah membangun sejumlah infrastruktur. Penasaran?
Kawasan Industri Terpadu Batang. Foto: Dok. Kementerian PUPR
Batang -

Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang saat ini terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur, seperti jaringan pipa gas, jaringan air baku dan pengolahan limbah. Mereka menargetkan infrastruktur kawasan industri itu akan selesai pada tahun depan.

Saat ini, pada fase pertama dengan luasan 450 hektare, sudah ada 7 investor yang telah melaksanakan tanda tangan kontrak Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) di Grand Batang City .

Selain itu, sekitar 9 investor yang dalam proses menuju kontrak sehingga diharapkan pada tahun ini terdapat 16 investor yang berkomitmen dengan Grand Batang City. Hal tersebut seperti apa yang disampaikan Direktur Utama PT KIT B, Ngurah Wirawan, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat pagi (16/09).


"Tugas kami mempercepat itu saja saat ini, target tahun depan selesai semua," kata Ngurah Wirawan, dalam siaran persnya.

Sebagai direksi baru, saat ini ia masih mempelajari Peraturan Presiden tentang Proyek Strategis Nasional (PSN), terkait percepatan di KIT Batang.

"Jadi nanti saya lapor kepada dua Menko yang menjadi ketua tim koordinasi lima menteri di bawah Menko yang mendapat mandat dari Perpres tersebut. Maka sambil jalan kami mohon doanya agar percepatannya KIT Batang bisa terlaksana," ungkapnya.

Di tahun ini, pihaknya menargetkan 16 investor yang telah tanda tangan kontrak, termasuk 7 perusahaan yang saat ini sudah membangun pabrik di KIT Batang.

"Kita harapkan sampai tahun ini kita bisa dapatkan sekitar 16 investor yang sudah tanda tangan kontrak. Dan kita harapkan 7 investor sudah siam memulai bangun pabrik tahun ini," ungkapnya.

Menurutnya, berdirinya Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT) Batang diproyeksikan dapat menyerap 282.000 tenaga kerja hingga tahun 2031, adapun dalam jangka yang lebih pendek yaitu tahun 2023 dibutuhkan tenaga kerja mencapai 20.533 orang.

"Hal ini sejalan dengan amanah Presiden Joko Widodo bahwa salah satu tujuan utama dibangunnya Kawasan Industri Terpadu Batang adalah untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya," katanya.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/aku)