Asyik! Upah TKI Sektor Domestik di Taiwan Naik

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 10 Agu 2022 19:06 WIB
Menaker Ida Fauziah
Menaker Ida Fauziah. Foto: Kemnaker
Solo -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengumumkan adanya kenaikan upah bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sektor domestik di Taiwan. Kenaikan ini baru pertama kalinya sejak 2015 silam.

Menurut Ida, upah bagi TKI sektor domestik di Taiwan terakhir kali naik pada 2015 lalu dengan upah NTD 17.000. Kemudian, sejak 2018 Kementerian Ketenagakerjaan secara intens terus mengupayakan penyesuaian upah PMI Sektor Domestik di Taiwan melalui Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI/IETO).

"Alhamdulillah, hari ini kita memetik buah hasil kerja bersama yang sangat baik antara Kementerian dan Lembaga dalam menaikkan upah PMI sektor domestik di Taiwan. Hal ini juga merupakan hadiah Kemerdekaan yang sangat indah bagi Calon PMI dan PMI khususnya sektor domestik di Taiwan," kata Menaker Ida Fauziyah dikutip dari laman Kemnaker, Rabu (10/8/2022).


Menurutnya, saat ini otoritas di Taiwan menyetujui adanya kenaikan upah bagi TKI sektor domestik menjadi NTD 20.000 atau setara dengan Rp 9,9 juta.

Selain itu, TKI yang telah mengakhiri periode kontrak kerjanya selama 3 tahun dengan majikan yang sama berhak mendapat upah tambahan sebesar NTD 1.000.

"Saya memberikan apresiasi yang setingginya dan mengucapkan terima kasih kepada Otoritas Taiwan dan semua Kementerian/Lembaga, termasuk Kementerian Luar Negeri dan KDEI Taipei, yang telah secara bersama-sama mengupayakan kenaikan gaji ini. Inilah wujud nyata bahwa Pemerintah hadir untuk PMI dalam rangka perlindungan dan memastikan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Suhartono menyebut besaran upah baru ini akan dinikmati oleh yang datang ke Taiwan dengan kontrak kerja baru.

Meski demikian, peluang untuk melakukan negosiasi kenaikan upah sesuai ketentuan pengupahan yang baru dengan pemberi kerja bagi para pekerja yang saat ini telah bekerja dan terikat dengan kontrak lama.

"Dalam hal ini, peran seluruh P3MI yang menempatkan PMI ke Taiwan sangat diperlukan untuk membantu/memfasilitasi kenaikan upah PMI tersebut melalui agency sebagai mitra kerja mereka di Taiwan," ujarnya.



Simak Video "101 TKI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/rih)