Single Track Rel Layang Solo Ditarget Operasi Oktober 2023

Bayu Ardi Isnanto - detikJateng
Minggu, 07 Agu 2022 21:51 WIB
Kemenhub-Pemkot Solo siapkan rekayasa lalu lintas antisipasi dampak kemacetan dari adanya pembangunan rel KA layang (elevated) di Simpang Joglo, Solo. Menhub Budi Karya Sumadi mengecek lokasi, Minggu (7/8/2022).
Kemenhub-Pemkot Solo siapkan rekayasa lalu lintas antisipasi dampak kemacetan dari adanya pembangunan rel KA layang (elevated) di Simpang Joglo, Solo. Menhub Budi Karya Sumadi mengecek lokasi, Minggu (7/8/2022) Foto: dok. Kemenhub
Solo -

Progres pembangunan rel layang Joglo, Kota Solo, dipastikan masih on the track atau sesuai target. Ditargetkan, rel layang sudah bisa dioperasikan pada Oktober 2023 dengan jalur tunggal (single track).

"Ini progres 18 persen dari target 15-an persen, jadi ada positif 2 persen. Masih on the track," kata Kepala BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya di lokasi pembangunan rel layang Joglo, Solo, Minggu (7/8/2022).

Saat ini pihaknya melakukan pemindahan jalur kereta yang sebenarnya jalur ganda menjadi jalur tunggal. Satu jalur lainnya dibongkar untuk dibangun pilar-pilar.


"Rel lama kita bongkar. Pertengahan Agustus kita bangun pilar-pilar. Target Oktober 2023 sudah bisa dilewati di atas," ujar dia.

Setelah rel layang bisa dioperasikan dengan jalur tunggal, Kemenhub membangun jalur ganda di rel layang tersebut. Rel ganda ini ditargetkan rampung 2024.

"Ini kita buat satu trek dulu di atas. Nanti di atas kita buat double track," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta masyarakat bersabar selama proses pembangunan. Sebab pembangunan bakal menimbulkan kemacetan lalu lintas.

"Masyarakat bersabar dulu. Mungkin ada sedikit kemacetan tapi tenang saja, kita sudah siapkan rekayasa lalu lintas," ungkap Gibran.

Dampak lainnya, akan ada pemindahan kantor kelurahan dan pasar karena terdampak proyek. Namun dia memastikan telah menyiapkan tempat sementara.

"Kelurahan dan pasar nanti dipindah, ada tempat sementara. Pelayanan publik tidak boleh terganggu," pungkasnya.



Simak Video "Warga Solo Masih Bisa Nonton Siaran TV Analog Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/rih)