PG Blora Impor Raw Sugar 53 Ribu Ton

Febrian Chandra - detikJateng
Minggu, 17 Apr 2022 09:03 WIB
Pabrik Gula PT GMM-Bulog, Blora.
Pabrik Gula PT GMM-Bulog, Blora. Foto: Febrian Chandra /detikJateng
Blora -

Pabrik Gula (PG) Blora PT GMM-Bulog, pada musim giling tahun 2022 ini mendapat jatah kuota impor raw sugar sebesar 53.000 ton. Untuk kemudian, (raw sugar) diolah menjadi gula kristal putih. Jumlah ini, tidak berubah dari tahun 2021 lalu, dengan jumlah kuota impor yang sama.

Direktur Operasional PT GMM-Bulog, Krisna Murtiyanto, menyampaikan, jatah kuota impor ini merupakan penugasan dari pemerintah untuk menambah stok gula nasional.

"Kuota raw sugar kita tahun ini adalah 53 ton. Jumlah itu sama dengan kuota raw sugar pada tahun lalu. Bahan raw sugar dari Thailand," kata Krisna kepada detikJateng, Sabtu (16/04/2022).


Pekan kemarin, kata dia, proses masuk raw sugar impor ke PT GMM baru selesai. Pemuatan dari kapal menuju pabrik membutuhkan waktu sekira 15 hari.

"Kemarin kami mulai menggiling raw sugar untuk menjadi gula kristal putih," jelasnya.

Hanya saja, lanjut Kris, selama Ramadan sampai lebaran, PG Blora tidak diperkenankan menjual gula kepada masyarakat umum. Pihaknya hanya melayani permintaan dari Bulog pusat untuk didistribusikan saja.

Diprediksi, pelayanan penjualan kepada masyarakat umum, baru bisa dilakukan usai lebaran.

Adapun kontribusi dari petani tebu di Blora pada tahun 2021 di pabrik itu cukup banyak. Padahal, tebu dari Blora menjadi rebutan sejumlah PG baik di Jawa Tengah maupun di Jawa Timur.

"Sekira 296.000 ton atau setara 5000 hektar tebu yang dijual kepada PT GMM-Bulog, untuk bahan pembuatan gula," jelasnya.

Sementara, untuk musim giling tahun 2022 ini, dia belum bisa memastikan secara pasti jumlah gula yang digiling. Pihaknya berharap kontribusi petani Blora tahun ini bisa lebih tinggi.

"Untuk giling gula tahun ini jumlahnya belum tahu secara pasti. Perkiraan tidak jauh berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya. Mudah - mudahan bisa meningkat," terangnya.

Untuk persiapan giling, PT GMM-Bulog telah selesai melakukan perbaikan mesin supaya lebih optimal.

"Tahun 2022 kami sudah persiapkan perbaikan sebaik mungkin. Termasuk personil juga sudah dipersiapkan, untuk melayani petani. Baik dari Blora sendiri maupun dari tetangga kabupaten, yang ingin menjual tebunya ke PT GMM-Bulog," tandasnya.



Simak Video "Sindir Uang Negara Dipakai Beli Barang Impor, Jokowi: Bodoh Sekali Kita!"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)