Ngapunten Lur! Harga Tahu-Tempe di Kudus Sekarang Naik

Dian Utoro Aji - detikJateng
Rabu, 23 Mar 2022 15:37 WIB
Para pedagang tahu dan tempe di Kudus terpaksa menaikkan harga jual gegara harga kedelai melambung.
Pedagang tahu dan tempe di Kudus terpaksa menaikkan harga jual gegara harga kedelai melambung (Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng)
Kudus -

Para pedagang tahu dan tempe di Pasar Bitingan, Kudus, hingga kini masih dihajar oleh harga kedelai yang tinggi. Mereka akhirnya harus menaikkan harga jual ke konsumen.

Salah satu pedagang, Suwarti (60) mengatakan harga kedelai terus mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Per hari ini harga kedelai di angka Rp 12.500 per kilogram.

"Harga kedelai Rp 12.500 per kilonya. Sebelumnya (cuma) Rp 8 ribu sampai Rp 10 ribu, naik terus ini," ujar Suwarti kepada wartawan ditemui di Pasar Bitingan, Rabu (23/3/2022).


Kondisi itu memaksa pedagang juga harus ikut menaikkan harga jual barang dagangannya. Tempe untuk ukuran lebar yang biasanya dijual seharga Rp 15 ribu kini terpaksa harus dijual seharga Rp 17 ribu.

"Biasanya Rp 15 ribu, sekarang Rp 17 ribu, ukuran satu kilan (jengkal). Naiknya sejak kemarin, tiga hari ini," kata dia.

Sedangkan tempe ukuran kecil yang biasanya dijual seharga Rp 2.000 saat ini terpaksa dijual seharga Rp 2.500 per biji.

Pedagang tahu di Pasar Bitingan Kudus, Siti Srisiswati, juga mengatakan hal senada. Pedagang terpaksa juga menaikkan harga tahu yang dijualnya per 10 biji itu. Jika semula harganya Rp 7 ribu, kini harganya naik menjadi Rp 8 ribu.

Menurutnya, hal itu juga imbas dari tingginya harga kedelai. Selain mahal, komoditas itu kini susah dicari.

"Kenaikan sejak satu bulanan ini. Ini karena kesulitan kedelai, tidak ada kedelai," jelas Siti.



Simak Video "Jerit Pembuat Tahu-Tempe di Bali Saat Harga Kedelai Meroket"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/rih)