Aksi Pembatik Bantul 'Curi Start' Pilpres 2024: Lukis Wajah Capres

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Selasa, 22 Feb 2022 11:45 WIB
Proses membuat pola batik tulis berupa lukisan wajah di Kampung Batik Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Selasa (22/2/2022).
Batik tulis berlukiskan wajah tokoh. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
Bantul -

Tak hanya para politisi yang 'curi start' menjelang Pemilu Presiden 2024. Akhyar Muzaki (34), perajin batik di Kabupaten Bantul, DIY, pun ikut memanfaatkan momentum pemilu yang kian dekat, yakni dengan melukis wajah sejumlah tokoh nasional di kain batik.

Muzaki merintis usaha batik tulis miliknya sejak 2005. Setahun kemudian, 2006, dia mulai menggeluti batik lukis setelah melihat peluang banyaknya peminat produk batik lukis wajah.

"Batik lukis wajah itu sangat minim produsennya, tapi sangat banyak peminatnya," kata Muzaki saat ditemui di workshop batik tulis Sidomukti di Kampung Batik Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Selasa (22/2/2022).

Pemilik sekaligus pembatik tulis Sidomukti ini juga mengaku ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa lukisan tak melulu dipajang di dinding. "Awalnya saya mencari media lukis yang bisa diminati dan bisa dipakai. Jadi (lukisan) bahan pakai, bukan tampilan dinding," ucapnya.

Proses membuat pola batik tulis berupa lukisan wajah di Kampung Batik Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Selasa (22/2/2022).Proses membuat pola batik tulis berupa lukisan wajah di Kampung Batik Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Selasa (22/2/2022). Foto: Pradito Rida Pertana

Seiring berjalannya waktu, Muzaki mulai menggeluti cara melukis wajah pada kain batik. Menurutnya, hal tersulit adalah menentukan pola batik lukis itu sendiri.

"Untuk pola sangat susah, kita perlu 2-3 tahun baru menemukan spesifikasi yang matang. Nah, sekarang untuk membuat pola itu perlu waktu antara 2-3 minggu," ujarnya.

Setelah menemukan pola, Muzaki mulai membuat batik lukis, khususnya wajah-wajah orang terkenal. Bahkan, baru-baru ini Muzaki mencoba peruntungan dengan membuat batik lukis calon presiden yang akan berlaga pada 2024.

Harapannya, dengan munculnya batik bergambar capres dapat menggaet pendukungnya untuk membeli batik lukis. Mengingat selama pandemi usahanya sempat terpuruk.

"Contohnya ini saya buat batik lukis pak Airlangga Hartarto. Kenapa? Karena saya melihat pasar dan kebutuhan dua tahun yang akan datang ada pilpres dan beliaulah yang sudah fix jadi capres dari salah satu partai besar," katanya.

Proses membuat pola batik tulis berupa lukisan wajah di Kampung Batik Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Selasa (22/2/2022).Proses membuat pola batik tulis berupa lukisan wajah di Kampung Batik Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Selasa (22/2/2022). Foto: Pradito Rida Pertana

Menyoal kampanye, Muzaki mengaku tidak ada niatan berkecimpung dalam dukungan politik. Dia hanya memanfaatkan momentum untuk mengais rezeki,

"Belum ada (yang memesan batik Airlangga Hartarto) ini baru lihat peluang pasar. Nanti kalau sudah jadi kita lihat respon dari pendukungnya. Karena sistem kita pre-order juga untuk batik lukis ini," ucapnya.

Tak hanya wajah Airlangga, dia juga melukis wajah sejumlah tokoh tanah air hingga mancanegara. Di antaranya adalah Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid hingga Mr. Bean. "Pesanan yang wajah anak kecil juga ada," ujarnya.

Menyoal sistem pre-order atau pesan dulu, Muzaki mengatakan karena proses pembuatan batik lukis memakan waktu cukup lama.

"Untuk pengerjaan memakan waktu kurang kebih 4-5 minggu, itu tergantung juga dengan cuaca. Tapi antara satu sampai sepuluh batik lukis bisa sama mengerjakannya," ucapnya.

Terkait harga, Muzaki menyebut satu lembar kain batik lukis dipatok sekitar Rp 800 ribu hingga jutaan rupiah. Sebab, seluruh pengerjaannya secara manual. Ihwal pemasaran batik lukisnya, Muzaki juga memanfaatkan Instagram dengan akun @batiktulis.sidomukti.

"Harganya mulai dari Rp 850 ribu, yang premium Rp 1,2 juta - Rp 1,5 juta. Biasanya yang pesan kalangan menengah ke atas dari luar DIY," katanya.

"Karena ini semua full tulis, dan ada nilai plusnya, lukisannya itu menggunakan pewarna batik. Kita pakai tiga kali penguncian agar warna benar-benar matang dan tidak luntur bahkan oleh pemutih pakaian," pungkas Muzaki.



Simak Video "Respons HB X Diusulkan PAN Bantul Jadi Capres"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/aku)