Bank Jateng Gandeng Bank Asal Jerman Latih Para Trainer UMKM

Bank Jateng Gandeng Bank Asal Jerman Latih Para Trainer UMKM

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Sabtu, 05 Feb 2022 11:50 WIB
Bank Jateng dan bank asal Jerman beri pelatihan trainer UMKM
Bank Jateng dan bank asal Jerman beri pelatihan trainer UMKM (Foto: dok. Bank Jateng)
Solo -

Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) bekerja sama dengan bank asal Jerman, German Sparkassenstiftung, menggelar pelatihan Training of Trainer Micro Business Game (ToT MBG). Kerja sama ini untuk pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Ke depan Bank Jateng dan German Sparkassenstiftung akan bekerja sama terkait dengan Green Finance. Saat ini lingkungan menjadi isu strategis. Bank Jateng berkomitmen mendukung pelaksanaan Green Finance untuk menunjang pembangunan berkelanjutan," kata Dirut Bank Jateng Supriyatno dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/2/2022).

Pelatihan ToT MBG tersebut dilaksanakan di Hotel The Sunan Surakarta diikuti 16 pegawai Bank Jateng dan empat pegawai BPR, anggota DPD Perbarindo Jawa Tengah, Jumat (4/2) kemarin. Pelatihan ini bentuk sinergitas Bank Jateng dengan DPD Perbarindo Jawa Tengah, di mana Bank Jateng juga sebagai Apex BPR.


Pembukaan pelatihan ToT MBG ini dihadiri Dirut Bank Jateng Supriyatno, Regional Coordinator German Sparkassentiftung Indonesia and The Philippines Michael Kuehl, dan Ketua DPD Perbarindo Jawa Tengah Dadi Sumarsana.

German Sparkassentiftung akan memberikan asistensi teknis untuk membantu Bank Jateng dalam penerapan green finance. Tidak hanya dari sisi lingkungan, tapi juga dari sisi pengentasan kemiskinan melalui permodalan yang murah dengan pendampingan untuk sektor pertanian, perikanan, peternakan, industri serta sektor lainnya yang berwawasan pada lingkungan.

Terkait rencana kerja sama tersebut, Bank Jateng juga akan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, OJK, Bank Indonesia dan stakeholder terkait. Diharapkan adanya sinergitas dan sengkuyung bareng dalam pelaksanaan green finance demi menunjang pembangunan yang berkelanjutan.

Regional Coordinator German Sparkassentiftung Indonesia and The Philippines, Michael Kuehl, mengatakan produk permodalan yang bagus dan juga didampingi dengan pemberian pelatihan, bakal mendorong UMKM tumbuh dengan baik.

"Dengan produk permodalan yang bagus dan pemberian pelatihan, menjadi hal yang penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan usaha yang lebih baik. Ke depan German Sparkassentiftung berharap dapat bekerja sama lebih baik dengan Bank Jateng melalui program Green Finance," kata Michael Kuehl.

Dirut Bank Jateng Supriyatno mengatakan pelatihan Micro Business Game (MBG) ini telah digelar sebanyak 774 kali, dan diikuti 9.654 pelaku UMKM.

Sementara itu, Pemprov Jateng telah meminta para trainer MBG Bank Jateng untuk rutin berkala melakukan pelatihan kepada para pelaku UMKM di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Bank Jateng menyebut akhir 2021 kemarin, Bank Jateng cabang Solo telah menandatangani MoU dengan Korem 074 Warastratama Surakarta untuk memberikan pelatihan Micro Business Game (MBG) kepada Babinsa se-Solo Raya sebagai pendamping UMKM.

Pelaksanaan pelatihan MBG ini juga menjadi salah satu materi program unggulan di Bank Jateng dalam kegiatan penghargaan KUR 2021. Bank Jateng pun mendapat apresiasi dari Pemprov Jateng karena berhasil menjadi bank penyalur KUR tahun 2021 terbaik nomor 2 kategori Bank Daerah.



Simak Video "Kemeriahan Malam Imlek di Pasar Gede Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/rih)