Ponpes di Karanganyar Digerebek Terkait Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo

Ponpes di Karanganyar Digerebek Terkait Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB
Kondisi Warung Mi dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo usai dibakar orang tidak dikenal, Sabtu (12/9/2026).
Kondisi Warung Mi dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo usai dibakar orang tidak dikenal, Sabtu (12/9/2026). Foto: dok. detikJateng
Karanganyar -

Polisi menggerebek salah satu pondok pesantren yang berada di Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Penggerebekan yang terjadi subuh tadi berkaitan dengan kasus pembakaran warung mi babi di Parangjoro, Sukoharjo, September lalu.

"Iya benar, ada (penggerebekan). Informasinya subuh tadi, jamnya saya tidak tahu," kata Camat Jenawi, Canang Kori Adidamar, saat dihubungi awak media, Selasa (27/10/2026).

Dia mengetahui adanya penggerebekan itu begitu tiba di kantornya. Didapati ada sejumlah kendaraan polisi yang terparkir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk yang diamankan saya tidak tahu pastinya. Saya sampai kantor itu 07.30 WIB, sudah ada kendaraan Brimob di halaman kantor. Itu kejadiannya sudah selesai, tinggal olah TKP. Tadi sampai jam 10.00," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Dia belum mengetahui penggerebekan yang dilakukan itu atas kasus apa. Dalam penggeledahan tersebut, polisi diduga mengamankan sejumlah senjata tajam.

"Iya (ditemukan senjata tajam)," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, membenarkan penggerebekan tersebut. Dia menyatakan pihaknya hanya membantu giat dari tim Polres Sukoharjo dan Jatranas Polda Jateng.

"Kami hanya mem-back up dari Polres Sukoharjo dan Jatranas Polda Jateng, untuk melakukan pencarian dan Penggeledahan tempat yang diduga kaitannya dengan DPO pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo. Prinsipnya kita membantu pengamanan dan tenaga dari Polres Sukoharjo," kata Arman.

Diberitakan sebelumnya, Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo dibakar oleh orang tidak dikenal. Ruang yang dibakar bagian pojok depan yang digunakan untuk gudang dan kamar karyawan.

"Yang terbakar itu satu gudang, dan satu tempat tidur, dan atap. Gudang penyimpanan rongsok lah ya, barang-barang bekas, bukan barang penyimpanan produk," kata Pemilik Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, Jodi Sutanto, kepada awak media di lokasi kejadian, Sabtu (12/9).

Sementara itu, penggerebekan yang dilakukan pihak kepolisian di Desa Purbaya, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo terkait dengan kasus pengerusakan dan pembakaran warung Mi dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol.

"Kegiatan penindakan yang dilakukan oleh kepolisian dalam hal ini Brimob, Polres, dan Polda berkaitan dengan kejadian yang terjadi pada tanggal 12 September, atas perusakan dan pembakaran warung Mi Babi di Parangjoro, Grogol," kata Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan, di sekitar TKP, Selasa (20/10).

Dalam penggerebekan itu, polisi menggerebek sebuah rumah yang dihuni terduga pelaku berinisial AS. Roy juga datang, dan melihat rumah terduga pelaku usai penggerebekan selesai.



(apu/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads