Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng gunung Lawu masih membara. Api dari wilayah Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, terpantau semakin membesar dan mengarah ke wilayah Kecamatan Ngargoyoso dan puncak Hargo Dalem.
"(Kebakaran) Sudah sampai Hargo Puruso, hampir puncak, hampir sampai Hargo Dalem. Hargo Puruso sudah terbakar kemarin, tapi hari saya belum update lagi," kata Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo, saat dihubungi detikJateng, Rabu (21/10/2026).
Dihubungi terpisah, Kalakhar BPBD Karanganyar, Sugiharjo, mengatakan kawasan Hargo Puruso sudah terbakar sejak Selasa (20/10) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah sampai Hargo Puruso kemarin. Hari ini api melebar ke bawah, iya (paling atas sampai Hargo Puruso), kemarin seperti itu," kata Sugiharjo.
Informasi yang dihimpun detikJateng, abu tipis dari kebakaran lereng Lawu sudah mencapai perkebunan dan rumah warga, utamanya di Kecamatan Tawangmangu dan Ngargoyoso.
"Mungkin iya (abu sampai ke permukiman warga), karena arah angin ke utara. Kemungkinan iya, tapi saya belum mendapatkan laporan," ujar Sugiharjo.
Proses pemadaman terus dilakukan, utamanya dengan metode water bombing. Sugiharjo mengatakan, hari ini direncakan akan dilakukan 12 sorti water bombing, dan sudah berjalan 6 sorti hingga siang ini.
"Kondisi di atas cuaca masih tidak mendukung, angin dan kabut," ucapnya.
Tim gabungan juga masih melakukan pemadaman secara manual dan melakukan penyekatan api. Sementara di Kecamatan Ngargoyoso, tim juga mengamankan jalur pipanisasi warga.
"Hari ini warga (dari Cetho) naik untuk mengamankan pipanisasi. Belum sampai membakar pipanisasi, kemarin api jarak 5 meter lalu dipadamkan. Tim terus menjaga api tidak sampai ke jalur pipanisasi warga," pungkasnya.
Area Terbakar Capai 490 Hektare
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan lereng gunung Lawu kian membesar dan melebar. Luasan lahan dan hutan yang terbakar bertambah drastis. Api bahkan disebut semakin mendekati mata air warga.
"Berkaitan dengan luas yang terbakar, perkiraan kita sekitar 490 hektar yang terbakar," kata Kalakhar BPBD Karanganyar, Sugiharjo, saat dihubungi awak media, Selasa (20/10/2026).
Dia mengatakan, api semakin mendekati mata air warga, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi untuk menyelamatkan pipa air tersebut.
"Posko induk besok akan dilakukan penyekatan di depan hutan alam, karena di situ ada pipa milik warga," ujarnya.
Untuk mengantisipasi api mendekati pipa warga, objek wisata, dan pemukiman, satu pos baru di Candi Cetho dibuka. Posko Candi akan memulai operasi pada Rabu (21/10).
Fokus operasi di Pos Cetho pada pemeriksaan kondisi pipa sumber mata air, pengamanan jalur dan titik penempatan pipa, serta pendataan sarana dan kondisi di lapangan.
Seperti diketahui, kebakaran di lereng Lawu ini membakar hutan pinus dan ilalang. Api mulai diketahui pada Kamis (15/10) lalu dengan titik awal lokasi di petak 28, 32, dan 62c Desa Gondosuli.
Saksikan Live DetikSore:
