Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Sumbing di wilayah Magelang terus dilanjutkan hari ini. Luas area yang terbakar di wilayah Magelang mencapai sekitar 30 hektare.
"Keluasan sekitar 28 sampai 30 hektar untuk dua kecamatan (Kajoran dan Kaliangkrik)," kata Asper Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Magelang, Yulianto, saat ditemui detikJateng di Basecamp pendakian jalur Butuh, Magelang, Rabu (21/10/2026).
Yulianto mengatakan, hari ini ada sekitar 200 personel gabungan yang melakukan pemadaman dari Basecamp Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini plus minus 200 orang di dua lokasi di Kajoran sama wilayah Kaliangkrik. Posko di Basecamp Butuh, tapi apel kita pecah jadi dua," ujar dia.
Baca juga: Karhutla di Gunung Sumbing Capai 140 Hektare |
Yulianto menjelaskan, proses pemadaman dilakukan dengan membuat sekat-sekat dan menggepyok api menggunakan ranting pohon.
"Kebakaran sudah sampai atas pos 2 (dari jalur pendakian Basecamp Butuh)," ujarnya.
Sementara itu pengelola Basecamp Butuh, Lilik Setiyawan, mengatakan proses pemadaman melibatkan relawan, tim basecamp, MPA, TNI,dan Polri.
"Sudah masuk Magelang, (terbakar) di RPH Mangli. Yang terbakar sabana. Ini dekat jalur pendakian mendekati pos 2," ujar Lilik.
Pantauan detikJateng dari Basecamp Butuh pukul 11.00 WIB, Gunung Sumbing tertutup kabut.
Diberitakan sebelumnya, hutan Gunung Sumbing terbakar sejak Senin (19/10) malam. Jalur pendakian via Magelang pun ditutup karena kebakaran yang semakin parah.
"Penutupan pendakian Gunung Sumbing. Mulai hari ini, sampai waktu yang belum bisa ditentukan," kata Pengelola Basecamp Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Lilik Setiyawan kepada detikJateng, Selasa (20/10).
"Semakin parah (kebakarannya) dan sudah masuk kawasan Magelang," lanjut Lilik.
Hal senada disampaikan Pengelola Basecamp Adipuro, Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Ridho Aroyan.
"Penutupan jalur pendakian Gunung Sumbing via Adipuro. Dengan ini kami informasikan bahwa jalur pendakian Gunung Adipuro via Adipuro ditutup," kata Ridho seraya mengirimkan flyer pengumuman.
"Penutupan dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan seluruh pendaki serta untuk menjaga kondisi jalur dan lingkungan sekitar gunung," ujarnya.
