Karhutla di Gunung Sumbing Capai 140 Hektare

Karhutla di Gunung Sumbing Capai 140 Hektare

Eko Susanto - detikJateng
Selasa, 20 Okt 2026 20:30 WIB
Asap membubung dari lokasi kebakaran hutan di Gunung Sumbing wilayah Garung, Kalikajar, Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026). BPBD setempat menyatakan kebakaran hutan di Gunung Sumbing diketahui pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB dan terus meluas hingga mendekati wilayah Temanggung akibat sulitnya proses pemadaman, medan yang terjal, serta tiupan angin kencang. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/wsj.
Penampakan kebakaran di Gunung Sumbing. Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Magelang -

Kawasan hutan di Gunung Sumbing terbakar sejak kemarin (19/10). Diperkirakan, luas hutan dan lahan yang terbakar mencapai 140 hektare.

"Sementara sekitar 140 hektare, tapi belum pasti. Di wilayah BKPH Wonosobo," kata Administratur (Adm) KPH Kedu Utara, Dimyati, saat dihubungi detikJateng, Selasa (20/10/2026).

Dimyati menuturkan, api yang berada di titik pos Gajahmungkur berhasil diatasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi malam dan hari ini, kami dari Perhutani, kemudian Polri, BPBD, beberapa basecamp, relawan dan masyarakat sekitar bahu membahu untuk memadamkan kebakaran ini," jelas Dimyati.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah, ini yang di titik pos Gajahmungkur sudah teratasi. Tinggal yang ke titik Garung dan ke arah Mangli Magelang. Itu perkembangan sementara," sambungnya.

Sementara kebakaran di wilayah Magelang, kata Dimyati, pihaknya tengah menghitungnya.

"Masih dipantau juga yang BKPH Magelang. Teman-teman sudah memantau dan sudah menanggulangi bersama," kata dia.

"(Yang terbakar) Sabana dan rumput sabana," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hutan Gunung Sumbing terbakar sejak Senin (19/10) malam. Jalur pendakian via Magelang ditutup karena kebakaran yang semakin parah.

"Penutupan pendakian Gunung Sumbing. Mulai hari ini, sampai waktu yang belum bisa ditentukan," kata Pengelola Basecamp Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Lilik Setiyawan kepada detikJateng, Selasa (20/10).

"Semakin parah (kebakarannya) dan sudah masuk kawasan Magelang," lanjut Lilik.

Hal senada disampaikan Pengelola Basecamp Adipuro, Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Ridho Aroyan.

"Penutupan jalur pendakian Gunung Sumbing via Adipuro. Dengan ini kami informasikan bahwa jalur pendakian Gunung Adipuro via Adipuro ditutup," kata Ridho seraya mengirimkan flyer pengumuman.

"Penutupan dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan seluruh pendaki serta untuk menjaga kondisi jalur dan lingkungan sekitar gunung," ujarnya.

Diketahui, seluruh jalur pendakian Gunung Sumbing yang melalui Kabupaten Wonosobo ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan imbas kebakaran yang terjadi di Petak 29 Gunung Sumbing via Gajahmungkur, Kecamatan Kalikajar.

"Berkaitan dengan itu, untuk jalur pendakian yang berada di wilayah hukum Wonosobo untuk saat ini dinyatakan tutup," kata Wakapolres Wonosobo, Kompol Nana Edi Sugito dalam keterangan video yang diterima detikJateng, Selasa (20/10).

Gunung Sumbing sendiri diketahui berada di Kabupaten Wonosobo, Temanggung, dan Magelang. Dua jalur pendakian di wilayah Wonosobo yang beken di kalangan pendaki adalah Jalur Gajahmungkur dan Jalur Garung.

Nana belum mengetahui secara pasti hingga kapan jalur pendakian ditutup. Ia hanya menjelaskan bahwa jalur pendakian bakal dibuka ketika kondisi sudah aman.

"Untuk saat ini dinyatakan tutup menunggu lebih lanjut, menunggu konfirmasi berkaitan dengan jalur pendakian telah aman kembali," terang Nana.

Nana menuturkan tim gabungan juga telah menyediakan posko pengaduan di Basecamp Gajahmungkur. Keluarga para pendaki dapat mendatangi posko tersebut untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

"Di sini juga kita mendirikan untuk posko pengaduan bagi keluarga pendaki. Silakan untuk keluarga pendaki apabila ada hal sesuatu hal yang bisa ditanyakan, bisa datang ke posko pengaduan," ujar Nana.

Untuk diketahui, petak 29 Gunung Sumbing via Gajahmungkur, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo dilanda kebakaran. Tim gabungan ditarik ke bawah karena pemadaman masih dinilai membahayakan.

"Informasi tadi masuk jam 3 sore tadi. Gunung Sumbing via Gajahmungkur. Untuk posisi TKP di Petak 29 masuk wilayah Wonosobo, Kalikajar," ucap Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno, saat dihubungi detikJateng, Senin (19/10) pukul 21.10 WIB.

Terpisah, Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro mengatakan ada 152 pendaki yang telah dievakuasi dari Gunung Sumbing akibat kebakaran yang terjadi.

"Tim Basecamp bersama tim SAR gabungan telah melakukan evakuasi pendaki 152 yang terdata sesuai registrasi," kata Hendro saat dimintai konfirmasi awak media, Senin (19/10).

Hendro belum mengetahui luasan area yang terbakar. Namun kebakaran diperkirakan terjadi pada ketinggian antara 2.500-2.700 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Kebakaran hutan Gunung Sumbing dengan ketinggian 2.500 hingga dengan 2.709 mdpl pada petak 29 RPH Kleseman, BKPH Wonosobo, KPH Kedu Utara," urai Hendro.



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads