Karangan Bunga Berjejer di Depan Rumdin Bupati Klaten Usai OTT KPK

Karangan Bunga Berjejer di Depan Rumdin Bupati Klaten Usai OTT KPK

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Minggu, 18 Okt 2026 09:35 WIB
Penampakan karangan bunga yang terpasang di rumah dinas Bupati Klaten, Minggu (18/10/2026).
Penampakan karangan bunga yang terpasang di rumah dinas Bupati Klaten, Minggu (18/10/2026). Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng
Klaten -

Karangan bunga berjejer di depan rumah dinas Bupati Klaten pascaoperasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dan beberapa pejabat. Karangan bunga tersebut berisi dukungan untuk Hamenang yang sudah ditahan KPK.

"Saya ke sini jam 05.30 WIB sudah ada karangan bunga itu. Yang masang ndak tahu siapa, mungkin dini hari," kata seorang warga, Nada, saat ditemui detikJateng di depan rumah dinas Jalan Pemuda, Minggu (18/10/2026) pagi.

Menurut Nada, sebelum ada pemasangan karangan bunga di media sosial sudah ada ajakan-ajakan tersebar. Sebagai warga dirinya kaget ada OTT KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beritanya seperti apa saya tidak mencermati, tapi ya kaget saja ada penangkapan KPK. Kita tidak nyangka kok seperti ini, ada korupsi lagi, padahal yang ini (bupati) di medsos kerjanya sat-set," jelasnya.

ADVERTISEMENT

"Ya harapannya ke depan lebih baik lagi, Bupati ke depan lebih bersih lagi," imbuhnya.

Yanto, warga Klaten Selatan, mengatakan tidak sempat mencermati berita apa yang terjadi. Yang diketahuinya dari medsos bupatinya baik.

"Sebenarnya orangnya itu baik, ya kaget juga. Belum baca itu (ada suap BPK, ada setoran tambang, ada pungutan bayar utang Pilkada)," katanya kepada detikJateng di lokasi.

Rizky, warga lainnya, menuturkan OTT KPK memang mengejutkan karena bupati aktif mengunggah kegiatannya di medsos. Tapi KPK menurutnya tidak mungkin bertindak sembarangan.

"Ya namanya KPK tentu tidak sembarangan nangkap orang. Kalau pro kontra ya wajar, namanya masyarakat," kata Rizky.

"Yang baik didukung, korupsi juga harus ditindak jangan pilih-pilih. Semoga ke depan Klaten tidak ada lagi seperti ini (OTT KPK)," imbuhnya.

Pantauan detikJateng, ada lima karangan bunga cukup besar diletakkan di pagar rumah dinas. Ada yang tertulis dari relawan tapi ada juga yang mengatasnamakan masyarakat.

Isinya berupa ucapan dan doa agar Hamenang tabah dan tegar mengikuti proses hukum. Ada juga yang Bupati yang ditahan KPK itu dibebaskan.

Beberapa warga yang ada di arena car free day depan jalan Pemuda sempat melihat atau mendekati karangan bunga. Ada juga yang memfoto dan mengambil video.

Sebelumnya diberitakan, KPK mengamankan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dalam operasi tangkap tangan (OTT). KPK mengungkap Hamenang diamankan terkait dugaan suap proyek serta sulap hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (15/10).

"Selain itu, ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit," sambungnya.

Selain Bupati Hamenang, KPK turut mengamankan 19 orang lainnya. Mereka diamankan di Klaten dan Jakarta.

KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai. Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.

"Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai. Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp 1 miliar," tuturnya.

Saksikan Live DetikPagi :



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads