37 Korban Keracunan Es Buah Dibawa ke RSUD Merah Putih Magelang, Ada 2 Bumil

37 Korban Keracunan Es Buah Dibawa ke RSUD Merah Putih Magelang, Ada 2 Bumil

Eko Susanto - detikJateng
Rabu, 14 Okt 2026 19:23 WIB
Warga Kajoran yang mengalami keracunan makanan saat dirawat di RSUD Merah Putih Magelang, Rabu (14/10/2026).
Warga Kajoran yang mengalami keracunan makanan saat dirawat di RSUD Merah Putih Magelang, Rabu (14/10/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Ratusan warga Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang yang diduga keracunan es buah dirujuk ke beberapa rumah sakit. Sebanyak 37 di antaranya dibawa ke RSUD Merah Putih, termasuk anak-anak dan ibu hamil.

"Tadi mulai pukul 11.00 WIB ada kiriman pasien dari wilayah Kajoran dengan diagnosa sementara suspek intoksikasi. Untuk beberapa yang masuk ke rumah sakit total sampai dengan pukul 15.00 WIB ada 37 orang," kata Kepala Bidang Penunjang RSUD Merah Putih, drg Rurit Obyantoro kepada wartawan di RSUD Merah Putih, Rabu (14/10/2026).

"Dengan perincian anak-anak 12, ibu hamil 2 dan dewasa 23. Untuk yang pulang satu, jadi total yang ada di lakukan observasi itu 29. Sementara yang harus rawat inap ada 8 orang dengan perincian bumilnya 2, anak-anaknya 2 dan dewasa 4," sambung Rurit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasar informasi di lapangan, korban dirujuk di berbagai rumah sakit di wilayah Magelang. Ada yang dirujuk menuju RSUD Merah Putih, RSUD Tidar Kota Magelang, RSUD Muntilan, RSUD Bukit Menoreh Salaman, dan Puskesmas Kajoran.

ADVERTISEMENT

Korban Diare hingga Demam

Perihal keluhan para pasien, kata Rurit, rata-rata mengeluhkan mual, terus diare dan panas demam.

"Rata-rata keluhan mereka mual terus diare dan panas demam. Kemungkinan suspek intoksikasi, cuma kita masih telusuri untuk penyebabnya pastinya. Konsumsinya dugaannya sementara adalah sop buah yang ada di Kajoran," tambahnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, dr Lies Pramudiyanti mengatakan, terkait dugaan keracunan tersebut sedang dilakukan penyelidikan epidemiologi.

"Sedang dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel dari terduga es buah," ujarnya dalam pesannya kepada detikJateng.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan epidemiologi dan belum ditetapkan status KLB (kejadian luar biasa)," kata Lies.

Sebagaimana diberitakan, ratusan warga di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, diduga keracunan es buah. Para korban menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Magelang.

"Kami dapat informasi sekitar pukul 10.00 WIB, dari piket Polsek. Polresta Magelang diberitahu oleh Puskesmas Kajoran bahwa ada kejadian keracunan," kata Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol La Ode Arwansyah, kepada wartawan di Polresta Magelang, Rabu (14/10/2026).

"Sehingga petugas kami dari identifikasi maupun piket Pamapta langsung ke lokasi. Dan fakta-fakta yang kami dapat adalah yang pertama, telah terjadi keracunan yang diduga disebabkan oleh minuman sejenis es campur terdiri dari beberapa buah seperti nangka, melon, degan dan lain-lain," sambung La Ode.

Es buah tersebut diduga dibeli ratusan warga dari penjual di Dusun Ngabean, Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran pada Selasa (13/10). Informasi yang diperoleh pada hari itu ada sekitar sekitar 300 porsi terjual.

"Saat ini yang bisa kami data untuk korban keracunan berjumlah sekitar 140-an orang. Dan ini bisa terus bertambah karena porsi yang (terjual) 300 porsi. Dan satu porsi bisa dimakan bisa lebih dari satu orang," imbuhnya.



(afn/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads