PSSI Gerah soal Insiden Suporter Persija Serang Bus Persib di Tol Batang

Round up

PSSI Gerah soal Insiden Suporter Persija Serang Bus Persib di Tol Batang

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 13 Okt 2026 06:31 WIB
Tampang suporter Persija pelaku perusakan bus Persib di rest area Tol Batang, Senin (12/10/2026).
Tampang suporter Persija pelaku perusakan bus Persib di rest area Tol Batang, Senin (12/10/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Solo -

Penyerangan bus Persib Bandung U-18 oleh suporter Persija di Rest Area KM 360 Batang membuat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir geram. Dia tidak mentolerir aksi kriminal tersebut.

"Pasti dan harus kita tindak lanjuti. Karena dari PSSI saya rasa, saya juga sama. Kita punya kesepakatan dengan FIFA bahwa suporter itu baik Timnas, baik klub, harus pulang dengan selamat. Kita tidak mau ada lagi insiden-insiden yang menjadi kegelapan sepak bola Indonesia seperti sebelumnya. Insiden ini sangat tidak bisa ditoleransi," kata Erick Thohir kepada awak media di Balai Kota Solo, Senin (12/10/2026).

Operator Liga dan Klub Diminta Ambil Sikap

Erick juga mendorong agar pihak operator liha serta klub ikut melakukan tindaklanjut. Pelaku harus mendapatkan sanksi berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu saya pribadi, dan PSSI mendorong, liga dan klub-klub memastikan ini harus ditindaklanjuti seberat-beratnya. Karena ada sebuah bus yang ditumpangi atlet muda dari sebuah klub diserang oleh oknum. Saya tidak bilang seluruh suporter klub tersebut ya, oknum," tegasnya.

"Yang tindakannya sangat kriminal. Merampas, memecahkan, memukuli, itu sudah kriminal. Saya rasa suporter sepak bola Indonesia cerminannya tidak begitu," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Dia menegaskan pihak kepolisian sudah menindaklanjuti peristiwa tersebut. Erick juga berharap pelaku disanksi hukum.

"Pihak kepolisian sudah bekerja sama. Kami PSSI maupun saya pribadi, kita harus menegakkan hukum setinggi-tingginya untuk sepak bola nasional," ujarnya.

Penyerangan di Rest Area

Aksi penyerangan bus U-18 Persib Bandung terjadi di Rest Area 360 Batang pada Minggu (11/10) sekitar pukul 21.27 WIB. Sekelompok orang merusak bus dan juga menganiaya salah satu official Persib.

"Ya terjadi perusakan dengan memecah kaca bus rombongan Bus pemain U-18 PERSIB Bandung di Rest Area 360 Batang. Ada juga Penganiayaan pada salah satu official Persib U-18," kata Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (12/10) pagi.

Saat kejadian, bus dikemudikan oleh Muhammad Ainur Ridha yang juga sebagai pelapor dalam peristiwa tersebut. Bus itu berhenti di Rest Area dan kemudian kernet bernama Irsad turun untuk ambil koper di bagasi.

Saat itulah, seorang pria tidak dikenal menghampiri dan menanyakan apakah bus tersebut membawa rombongan Persib.

"Selanjutnya orang tersebut memanggil teman-temannya yang lain dengan berkata, 'Bang sini ini benar rombongan Persib'," ujar Thio.

Tak lama kemudian, sejumlah orang datang mendekati bus. Mereka diduga melakukan penyerangan dengan melempar batu hingga memecahkan kaca bus bagian kiri belakang dan kanan belakang.

Suporter Persija Ditangkap

Polisi langsung melakukan penelusuran dan berhasil menangkap berinisial BPA (33), warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Dia ditangkap di gerbang tol Cikarang Utama.

"Setelah kami mendapatkan petunjuk itu, kami langsung berangkat ke Jakarta. Kami mengamankan satu orang, dalam pengamanan kami dibantu PJR Tol Cikampek," Kata Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama saat ditemui detikJateng di Mapolresta Batang, Senin Siang (12/10).

Polisi memastikan pelaku merupakan suporter Persija. Mereka dalam perjalanan pulang setelah menyaksikan pertandingan Persija Vs PSIM di Jogja.

"Dapat kami pastikan (Suporter Persija), karena kemarin saat diamankan, kami juga ketemu Korlapnya, itu sudah kami omongkan, tapi dari Korlap juga sudah berbicara, itu di luar tanggung jawabnya, karena itu sudah melakukan suatu tindak pidana," jelasnya.

Pelaku Ternyata Nyabu

Pihak aparat juga mendapati ternyata pelaku positif mengonsumsi sabu dan ganja. Hal itu diketahui usai dilakukan tes urine oleh polisi dan temuan barang bukti berupa alat hisap di tasnya.

"Hasil pemeriksaan oleh Satnarkoba Polresta Batang tadi, ia positif. Ya memakai sabu dan ganja," Kata Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama, saat ditemui detikJateng di Mapolresta Batang, Senin Siang (12/10).

"Di dalam tas ada alat hisap, dan ada minuman mirasnya juga," imbuhnya.

Pelaku masih terus melakukan pendalaman terkait kasus ini. Untuk motif penyerangan, hingga kini baru diketahui terkait dengan fanatik ke tim kesayangan.



(alg/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads