Tampang Suporter Persija Pelaku Perusakan Bus Persib U-18 di Rest Area Batang

Tampang Suporter Persija Pelaku Perusakan Bus Persib U-18 di Rest Area Batang

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 12 Okt 2026 16:02 WIB
Tampang suporter Persija pelaku perusakan bus Persib di rest area Tol Batang, Senin (12/10/2026).
Tampang suporter Persija pelaku perusakan bus Persib di rest area Tol Batang, Senin (12/10/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Batang -

Pelaku perusakan bus rombongan Persib U-18 di Batang, BPA (33), diamankan polisi di Gerbang Tol Cikarang Utama. BPA yang merupakan warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, kini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Batang.

Usai diamankan, BPA (33) langsung dibawa ke Mapolresta Batang. Senin Siang, (12/10) sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan tiba di Mapolresta Batang. Saat keluar mobil, BPA (33), selalu menunduk, tidak mengeluarkan sepatah kata. Pria berusia 33 tahun ini nampak menggunakan kaus oblong warna orange dengan tulisan di depannya, PERSIJA SELAMANYA.

Kedua tangannya diborgol di depan. Pelaku berjalan dengan dikawal dua petugas kepolisian ke ruang pemeriksaan. Selama berjalan, pelaku tetap menunduk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak ada ucapan apapun pada pria yang berambut pendek ini. Polisi juga menggiring pelaku ke kamar kecil untuk dilakukan pemeriksaan urine.

Tampang suporter Persija pelaku perusakan bus Persib di rest area Tol Batang, Senin (12/10/2026).Tampang suporter Persija pelaku perusakan bus Persib di rest area Tol Batang, Senin (12/10/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng

Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama, saat ditemui detikJateng di Mapolresta Batang, Senin Siang (12/10), mengungkapkan pelaku dipastikan suporter Persija. Pelaku bersama rombongan lainnya usai menonton Persija di Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

"Dapat kami pastikan (Suporter Persija), karena kemarin saat diamankan, kami juga ketemu Korlapnya, itu sudah kami omongkan, tapi dari Korlap juga sudah berbicara, itu di luar tanggung jawabnya, karena itu sudah melakukan suatu tindak pidana,"

Sedianya, pelaku tidak sendirian. Beberapa pelaku tertangkap CCTV di SPBU Rest Area KM 360. Namun pihaknya, baru mengamankan satu pelaku.

"Dugaan sementara ada beberapa pelaku, tapi untuk kejelasan pelakunya, kami mengecek CCTV dan saksi-saksi itu baru satu yang kami amankan karena ada juga CCTV yang masih ngeblur lah atau tidak jelas," kata Thio.

Sebelumnya diberitakan, bus yang membawa pemain U-18 PERSIB Bandung di Rest Area 360 Batang, dirusak sekelompok orang. Sekelompok orang itu juga menganiaya salah satu official Persib. Peristiwa tersebut terjadi di Rest Area KM 360 Batang, Minggu (11/10) sekitar pukul 21.27 WIB.

"Ya terjadi perusakan dengan memecah kaca bus rombongan Bus pemain U-18 PERSIB Bandung di Rest Area 360 Batang. Ada juga Penganiayaan pada salah satu official Persib U-18," kata Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Thio Pratama, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (12/10) pagi.

Dijelaskan Thio, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/10) sekitar pukul 21.27 WIB. Saat itu rombongan Persib U-18 yang berjumlah sekitar 30 orang baru tiba di Rest Area KM 360 Batang. Rombongan di bus BIMA TRANS, nomor polisi Z 7539 GZ dikemudikan Muhammad Ainur Ridha yang juga sebagai pelapor dalam peristiwa tersebut.

"Rombongan pemain U-18 Persib Bandung beserta official berjumlah sekitar 30 orang menggunakan satu unit bus Bima Trans meninggalkan Hotel Monolog Solo setelah selesai kegiatan kompetisi pertandingan U-18," kata Bintoro.

Setibanya di rest area, bus kemudian diparkir. Kernet bus bernama Irsad turun untuk mengambil koper yang berada di bagasi. Saat itulah, seorang pria tidak dikenal menghampiri dan menanyakan apakah bus tersebut membawa rombongan Persib.

"Selanjutnya orang tersebut memanggil teman-temannya yang lain dengan berkata, 'Bang sini ini benar rombongan Persib'," ujar Thio.

Tak lama kemudian, sejumlah orang datang mendekati bus. Mereka diduga melakukan penyerangan dengan melempar batu hingga memecahkan kaca bus bagian kiri belakang dan kanan belakang.

"Selain merusak bus, seorang official Persib U-18 bernama Pandu juga menjadi korban penganiayaan," ungkapnya.



(afn/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads