Panti Asuhan Muslimat NU Kudus Terbakar, 3 Anak Sempat Terjebak

Panti Asuhan Muslimat NU Kudus Terbakar, 3 Anak Sempat Terjebak

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 06 Okt 2026 15:11 WIB
Gedung Serbaguna Panti Asuhan Darul Hadlonah Muslimat NU Kabupaten Kudus terbakar hebat tadi siang, Selasa (6/10/2026).
Gedung Serbaguna Panti Asuhan Darul Hadlonah Muslimat NU Kabupaten Kudus terbakar hebat tadi siang, Selasa (6/10/2026). Foto: Dok Damkar
Kudus -

Gedung serbaguna Panti Asuhan Darul Hadlonah Muslimat NU Kabupaten Kudus terbakar hebat tadi siang. Ada tiga anak sempat terjebak di lantai dua gedung yang terbakar.

"Ada tiga penghuni panti mengalami luka ringan di bagian tangan dan terjebak asap di dalam ruangan dan sudah ditangani oleh Puskesmas," kata Kasat Pol Kabupaten Kudus, Budi Waluyo saat dihubungi siang ini, Selasa (6/10/2026).

Budi menjelaskan gedung yang terbakar terdiri dari tiga lantai yang berada di Kelurahan Wergu Wetan Kecamatan Kota. Dia mengatakan pertama kali mendapatkan laporan kebakaran sekira pukul 11.20 WIB. Ada 6 unit mobil pemadaman yang diterjunkan ke lokasi. Api bisa dipadamkan sekira pukul 12.50 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporan diterima pada pukul 11.20 WIB. Ada enam armada mobil pemadam kebakaran. Api padam sekira pukul 12.50 WIB," jelas dia.

Dia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kebakaran diduga berasal dari korsleting jaringan listrik.

ADVERTISEMENT

"Kerugian Rp 50 juta, diduga karena korsleting listrik," jelasnya.

Secara terpisah, Sekretaris Panti Asuhan Darul Hadlonah, Umi Kulsum mengatakan pertama kali melihat api dari lantai dua pukul 10.30 WIB. Saat itu ada tiga anak yang sedang tidur di ruangan lantai tiga karena sedang sakit.

"Kejadian sekira pukul 10.30 WIB sudah keluar asapnya, yang tiga anak ini sedang tidur di lantai tiga. Munculnya itu berawal dari lantai dua," jelas Umi kepada wartawan di lokasi.

Menurutnya ketiga anak itu sempat ditolong oleh warga sekitar. Ketiganya pun dilarikan ke puskesmas untuk perawatan lebih lanjut.

"Pertama kali tahu malah dari SD unggulan (lokasi bersebelahan), biasa parkir kendaraan wali murid dari SD unggulan, yang tiga anak ini sedang tidur yang satu anak ini sedang ke kamar mandi," jelasnya.

"Dia lihat asap terus panik, dan keluar lihat jendela itu. Kemudian dilempar tali sama warga dan tiga anak semua bisa turun dibantu oleh warga," Umi melanjutkan.

Dijelaskan api diduga berasal dari lantai dua. Sebab saksi pertama kali melihat ada suara ledakan. Ternyata selang berapa waktu muncul asap dari lantai dua.

"Pertama kali ada ledakan gitu, jadi belum tahu darimana sempat ada ledakan dari lantai dua," jelasnya.

Dijelaskan di panti tersebut ada 32 anak. Akan tetapi sisanya sedang bersekolah tidak sedang di panti.

"Semua ada 32 anak . Yang lain masih ada sekolah. Kondisi anak aman, tadi sempat menghirup asap dibawa ke puskesmas," terang dia.



(afn/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads