Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Islam Al-Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo, Abu Bakar Ba'asyir (ABB), sudah diizinkan pulang dari rumah sakit. Terungkap juga apa sakit yang diidap Ba'asyir selama dirawat.
"Diizinkan (pulang) kemarin sore, terus tadi malam kita pulang," kata putra ABB, Abdul Rochim Ba'asyir (Iim), kepada awak media di Ponpes Islam Al-Mukmin Ngruki, Selasa (6/10/2026).
Iim menerangkan, kondisi fisik sang ayah menurun usai takziah ke Almarhum Ustaz M. Thalib di Jogja. ABB kemudian menjalani perawatan di RS Kustati, Kota Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau sebenarnya sakit hanya karena kecapekan, dan karena sudah sepuh juga. Kalau sudah sepuh, capek, fisiknya ngedropnya banyak. Karena kecapekan, agak demam, lalu kami bawa ke RS," ucapnya.
Saat dirawat di RS, ABB sempat mengeluhkan sesak napas. Iim mengatakan, ABB sempat menjalani pemeriksaan laboratorium, dan tidak ditemukan penyakit TBC. ABB sendiri sudah sejak muda memiliki riwayat sakit paru-paru.
"Sesak napas baru-baru ini. Kalau beliau sakit paru-paru sudah sejak muda ada dulu. Sekarang ini, karena capek, jadi agak sesak," ujarnya.
Selama dirawat, ABB disebut lebih banyak beristirahat, mendapat vitamin, dan obat demam. Iim menuturkan, dokter fokus kepada penyakit vaskulitis pada kaki Abu Bakar Ba'asyir, yang sudah dideritanya sejak masih di penjara.
Putra Pengasuh Ponpes Islam Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim Ba'asyir, ditemui di ponpes, Selasa (6/10/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng |
"Menurut dokter awalnya ada kecurigaan di sesak napasnya, katanya ada TBC, dicek lab ternyata tidak. Ada kecurigaan di darah, saya lupa namanya, kemudian dicek lab ternyata juga tidak. Sehari (di RS) sudah segar, sehingga istirahat saja. Tidak ada penyakit secara khusus. Yang agak lama masalah vaskulitis di kaki, penanganan oleh dokter masalah pembuluh darah," jelasnya.
Iim melanjutkan, ayahnya masih harus menjalani kontrol kesehatan. Seminggu, 1-2 kali ABB akan kembali ke rumah sakit untuk cek kesehatan.
"Di rumah sakit istirahat, diberikan vitamin, dan pengobatan untuk demamnya. Kebetulan kaki beliau ada luka yang lama nggak bisa sembuh, karena beliau mengidap penyakit vaskulitis sehingga ada pembuluh darah yang bermasalah di kaki sehingga luka itu tidak sembuh-sembuh. Ini masih perawatan itu, masih rawat jalan. Kalau secara fisik udah enak, dipantau oleh dokter, kontrol seminggu 1-2 kali. Ini perkiraan seminggu dua kali, Minggu depan insyaallah seminggu sekali," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Abu Bakar Ba'asyir (ABB) kembali menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satu pendiri Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo itu, diduga kelelahan setelah ikut takziah di Yogyakarta, sehingga kondisi kesehatannya menurun.
"Informasi dari Ustaz Iim (putra ABB). (ABB) Masuk IGD, Sementara kondisi aman. Mungkin karena kecapean, kemarin beliau ikut takziah ke Alm. Ust. M. Thalib di Jogja," kata Staf Humas Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin, Endro Sudarsono, saat dihubungi detikJateng, Kamis (1/10).
Endro mengatakan, berdasarkan informasi dari keluarga, ABB di rawat di RS Kustati Solo sejak Rabu (30/9) pagi. ABB langsung dibawa ke IGD untuk mendapatkan penanganan medis.
Keluarga Buat Jadwal Jam Besuk
Pihak keluarga membuat jadwal untuk tamu yang hendak membesuk Abu Bakar Ba'asyir (ABB). Jam besuk pagi pukul 08.00-11.00 WIB, dan sore pukul 15.00-18.00 WIB.
"Iya ini kita atur (jam besuknya). Karena kalau gak, siang ada tamu, sehingga beliau tidak nyaman kalau istirahat. Kita atur pagi, dan sore setelah azar hingga magrib," kata putra ABB, Abdul Rochim Ba'asyir (Iim).
Pantauan detikJateng, sejumlah rombongan datang ke Ponpes Islam Al-Mukmin untuk membesuk ABB.
"Ini masih ada rombongan, tadi pagi juga. Nanti siang juga ada rombongan, tapi kami minta sore saja. Alhamdulillah (ABB) sudah bisa menemui tamu," ujarnya.
Selama di rawat RS, keluarga memang tidak mengizinkan ABB untuk dijenguk. Sebab, keluarga ingin memberikan waktu ABB agar bisa beristirahat.
Keluarga mulai mengizinkan ABB dijenguk kemarin, saat hari terakhir ABB dirawat di RS. Iim mengatakan, sejak kemarin memang banyak tamu yang datang.
"Karena memang harus istirahat (tidak mengizinkan di jenguk saat di RS). Kalau tidak disetop, orang jenguk tidak berhenti. Kemarin pagi sudah saya izinkan karena banyak yang mau jenguk. Lalu banyak sekali yang datang, dan betul tidak bisa istirahat. Tapi kondisi sudah fit," ucapnya.
Penjenguk yang datang ada Solo Raya dan luar kota seperti Semarang dan Kudus. Iim menjelaskan, pihak dokter tetap meminta agar jam istirahat ABB diperhatikan.
"Pesan dokter dijaga istirahatnya. Makanan minuman aman," kata dia.
Tim dokter juga tidak terlalu membatasi makanan yang dikonsumsi oleh ABB. Dokter hanya menekankan pada istirahat, dan pengecekan kesehatan rutin.
"Aman, tidak ada pantangan (makanan) khusus. Beliau tidak ada gula, ginjal, Alhamdulillah masih bagus," pungkasnya.
Simak Video "Nikmati Sejarah di The Heritage Palace, Sukoharjo"
[Gambas:Video 20detik] (apu/ahr)

