Seorang kakek bernama Seman (85) tewas saat terjadi kebakaran lahan di Cangkringan, Mijen, Kota Semarang. Korban mengalami 50 persen luka bakar dan sesak napas.
"Pukul 12.00 WIB kebakaran lahan kebun pohon balsa RT 04 RW 04 Kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Korban meninggal dunia atas nama Seman," kata Kapolsek Mijen, Kompol Fajar Widiyanto, melalui pesan singkat kepada detikJateng, Senin (5/10/2026).
Fajar menerangkan, mulanya warga mengetahui adanya kepulan asap tebal dari kebun. Kemudian warga berupaya melakukan pemadaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, warga lainnya mempertanyakan keberadaan Kakek Seman yang tak kujung keluar dari kebun. Sebab, biasanya korban pulang sebelum zuhur.
"Saksi 3 menanyakan korban kok belum pulang dari kebun, biasanya sebelum zuhur sudah pulang," ungkapnya.
Lantas, warga mencari korban ke dalam kebun. Pada pukul 12.30 WIB, Seman ditemukan dalam kondisi terlentang dan tidak bergerak.
"Pada pukul 12.30 WIB para saksi dan warga mendapati korban dalam kondisi tergeletak terlentang di tanah tidak bergerak," ucapnya.
Kemudian, warga memutuskan meminta bantuan Damkar Kota Semarang untuk memadamkan kebakaran. Kakek Seman selanjutnya dievakuasi.
Saat diperiksa di rumah di Cangkringan, kondisi korban telah meninggal dunia. Ditemukan pula bekas luka bakar di tangan kanan dan kiri.
"Pukul 15.00 WIB pihak medis Puskesmas Mijen melakukan pemeriksaan di rumah korban. Dengan hasil pemeriksaan oleh tim medis sudah tidak ada reflek pupil, reflek berkedip juga tidak ada, bunyi jantung sudah tidak ada, kedua kornea mata keruh berkabut, di tangan kanan dan kiri pergelangan ada bekas luka bakar yg baru," beber Fajar.
Fajar menjelaskan pihak keluarga tidak berkenan Seman diautopsi. Selanjutnya, korban dimakamkan.
"Selanjutnya pihak keluarga bersama piket fungsi Reskrim Polsek Mijen membuat surat pernyataan menerima kondisi meninggalnya korban dan tidak menghendaki dilakukannya autopsi, serta menerima korban untuk dimakamkan oleh pihak keluarga," terangnya.
Saat ditanya sedang apa Seman di kebun, Fajar mengatakan pihaknya masih menyelidikinya.
"Masih dalam penyelidikan, Mas," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, membenarkan adanya seorang korban jiwa dalam insiden kebakaran lahan di Mijen. Tantri menyebut, Seman mengalami luka bakar hingga 50 persen hingga sesak napas.
"50 persen luka bakar dan sesak napas," kata Tantri.
