Kebakaran hebat menghanguskan rumah warga Tejosari RT 01/RW 01, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik hingga kerugian mencapai Rp 100 juta.
"Yang kebakaran adalah rumah penduduk yang dihuni oleh 2 KK. Diduga kebakaran karena ada korsleting listrik. Hanya kebetulan ini tadi pas saat kejadian kebakaran tidak ada penghuninya, sedang keluar semua," kata Plt Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Temanggung, Sri Haryanto, kepada wartawan, Senin (5/10/2026).
Kebakaran tersebut laporan diterima sekitar pukul sekitar pukul 12.46 WIB. Kemudian, petugas berangkat menuju lokasi untuk memadamkan kobaran api hingga pukul 13.58 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk rumah yang terbakar terbuat milik Asfaroni dan Sinah. Rumah tersebut terbuat dari papan kayu.
"Tetapi karena memang rumah papan ya, jadi api itu cukup kencang sekali, cukup cepat untuk proses terbakarnya. Dan kemudian kami menerima laporan, selisih 10 menit kami sudah di lokasi. Kami kerahkan 4 unit pemadam kebakaran, dua dari Pos Induk (Temanggung) dan dua dari Pos Candiroto," tuturnya.
"Proses pemadaman berjalan dengan cepat, enggak ada kendala. Karena ini kebetulan lokasinya juga di pinggir jalan sehingga pemadaman bisa dilakukan lebih cepat," lanjut Sri.
Dua bangunan rumah tersebut ludes terbakar. Hal ini karena rumah terbuat dari papan kayu.
"Hanya karena memang kondisi rumah dari papan ya memang cepat sekali (terbakar). Dan kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta. Penghuni aman karena memang tidak di rumah," kata dia.
Sementara itu, salah seorang warga, Poniyem mengatakan setelah salat zuhur, dirinya ke luar rumah melihat api sudah membesar.
"Terus saya panggil-panggil orang nggak ada. Untungnya ada pak polisi dan pak tentara, saya minta tolong. Terus dipanggilkan damkar," ujarnya.
