Jalan di Bumirejo Pati Rusak Parah, Warga Pasang Spanduk Protes

Lapur Lur

Jalan di Bumirejo Pati Rusak Parah, Warga Pasang Spanduk Protes

Dian Utoro Aji - detikJateng
Senin, 05 Okt 2026 13:47 WIB
Jalan Bumirejo, Pati rusak bikin warga pasang spanduk protes, Senin (5/10/2026)
Jalan Bumirejo, Pati rusak bikin warga pasang spanduk protes, Senin (5/10/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Warga Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, memasang sejumlah poster sindiran karena geram jalannya rusak parah. Warga berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki.

Pantauan di lokasi pukul 11.30 WIB, terlihat beberapa poster terpasang di sepanjang Jalan Bumirejo tepatnya di Dukuh Blado. Ruas jalan yang rusak diperkirakan sepanjang 1 kilometer. Kerusakan jalan meliputi aspalnya mengelupas hingga berlubang.

Karena kondisi ini, warga yang kesal pun memasang poster di sepanjang jalan. Poster itu bertulisan 'Wisata Jalan Berlubang', 'Kami nggak butuh janji, kami butuh bukti jalan rusak sepanjang masa', hingga 'Lomba aspal jalan total hadiah Rp 10 juta dipotong pajak Rp 9,9 juta'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang rusak parah sepanjang 400 meter sampai 500 meter," kata Kepala Desa Bumirejo, Abdul Hadi saat dihubungi detikJateng, Senin (5/10/2026)

Hadi mengatakan sudah dua kali berkirim surat kepada Pemkab Pati laporan ruas jalan rusak. Menurut dia, Pemda berjanji akan memperbaiki jalan tersebut pada November 2026.

ADVERTISEMENT
Jalan Bumirejo Pati rusak, warga pasang spanduk protes, Senin (5/10/2026).Jalan Bumirejo Pati rusak, warga pasang spanduk protes, Senin (5/10/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

"Kami selaku kepala desa sudah dua kali mengirim surat untuk perbaikan Dukuh Blado Desa Bumirejo. Kami sudah kami kirim surat, untuk satu kali ketemu dengan Kepala Dinas PUTR Pati, sudah dijanjikan di perubahan nanti pada November 2026," jelas Hadi saat dihubungi lewat sambungan telepon.

Hadi mengatakan ruas jalan tersebut termasuk kewenangan Pemkab Pati. Jalan itu menghubungkan 3 desa yang meliputi, Sokokulon, Bumirejo, dan Jambean.

"Itu rusak jelang lebaran, waktu lebaran kemarin sudah kami perbaiki, untuk hanya perbaikan pemerataan terus ada musim hujan rusak lagi. Kami sebatas bisa merawat seperti itu. Itu jalur pertanian rusak lagi," jelasnya.

Terkait dengan pemasangan poster oleh warganya, Hadi tidak mempermasalahkan. Menurutnya poster tersebut sebagai bentuk aspirasi dari warganya karena jalannya rusak parah.

"Itu tidak apa-apa, kemarin kami juga sudah ketemu dengan para pemuda, biar dibangun, aspirasi yang baik jangan buat provokatif antara pemerintah desa dengan Kabupaten seperti itu kami sampaikan," jelas dia.

Sementara, salah satu warga bernama Roni, menyebut pemasangan poster ini karena warga kesal buntut jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Poster itu disebut di pasang tiga hari lalu.

"Sudah lama ini, tapi dengan warga itu bilang katanya bulan-bulan tapi nyatanya hanya janji saja," jelas Roni.

"Satu tahun lebih yang rusak. Jalan antara ke Bumirejo ke Dukuh Blado," lanjut dia.

Jalan Bumirejo Pati rusak, warga pasang spanduk protes, Senin (5/10/2026).Jalan Bumirejo Pati rusak, warga pasang spanduk protes, Senin (5/10/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Dia mengatakan, warga beberapa kali sudah melapor ke pemerintah desa. Akan tetapi, dijelaskan ruas jalan itu bukan kewenangan desa melainkan pemerintah Kabupaten Pati.

"Ini katanya kepala desa kewenangan Kabupaten Pati, kalau jalan ke selatan itu kewenangan pemerintah provinsi," jelasnya.

Oleh karena itu, Roni berharap agar ruas jalan yang digunakan sehari-hari warga ini segera diperbaiki. "Terakhir sudah lama, terus rusak lagi. Harapannya diperbaiki tidak ada kecelakaan, kalau jalan bagus kan enak," ungkap dia.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pati, Hasto Utomo menjelaskan Jalan Bumirejo akan diperbaiki pada anggaran perubahan ini. Perbaikan rencananya dilakukan pada November 2026 dengan anggaran Rp 1,7 miliar.

"Untuk kerusakan jalan di bumirejo masuknya ruas Jalan Bumirejo - Jalan Lingkar Selatan Pati, perubahan anggaran 2026 ini sudah dialokasikan Rp 1,7 miliar," jelas Hasto saat dihubungi.

Namun rencana itu masih menunggu pengesahan anggaran yang rencananya dilakukan dalam waktu dekat.

"Ini tinggal menunggu perubahan anggaran disahkan kemudian baru bisa dilakukan pemilihan penyedia," Hasto melanjutkan.



(afn/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads