Tronton Terguling di Flyover Ganefo Mranggen, Lalin Dibuka Tutup

Tronton Terguling di Flyover Ganefo Mranggen, Lalin Dibuka Tutup

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 05 Okt 2026 10:48 WIB
Truk biji jagung terguling di Flyover Ganefo Mranggen, Demak, Senin (5/10/2026).
Truk biji jagung terguling di Flyover Ganefo Mranggen, Demak, Senin (5/10/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Demak -

Truk bermuatan biji jagung terguling di Flyover Ganefo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Arus lalu lintas di sekitar lokasi dibuka tutup akibat peristiwa ini.

"Terjadi kemacetan di Flyover Ganefo karena truk bermuatan biji jagung terguling," kata Anggota Unit Gakkum Sat Lantas Polres Demak, Bripka Nurhamid Afandi saat ditemui detikJateng di lokasi, Senin (5/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikJateng di lokasi pukul 10.00 WIB, truk tronton putih bernomor polisi G-8380-OF itu berada di mulut flyover sisi timur. Truknya terguling ke arah utara.

Satu jalur dari arah Semarang menuju Grobogan telah terbuka setelah muatan yang tumpah berhasil dibersihkan. Petugas melakukan buka tutup jalur untuk mengurai kemacetan.

ADVERTISEMENT

Arus lalu lintas dari arah Grobogan maupun Semarang mengalami kemacetan. Sesekali tampak pengendara yang ngeyel dan menerobos arahan petugas. Hal ini sempat membuat arus lalu lintas berhenti total karena jalur tidak muat.

Dua unit truk derek telah dikerahkan. Proses evakuasi kendaraan dan pembersihan muatan yang tumpah masih terus dilakukan.

Afandi menerangkan, peristiwa ini terjadi pukul 03.30 WIB tadi. Muatan biji jagung yang tumpah sempat menutup seluruh jalur.

"Muatan tadi nutup jalur semua, setelah dibersihkan bisa terbuka satu jalur sekitar jam 06.00 WIB," ujar Afandi.

Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi mengantuk. Hal tersebut membuat truk menabrak median jalan hingga terguling.

"Sopir kemungkinan ngantuk, menabrak median jalan dan terbalik," ucap Afandi.

Afandi menyebut rekayasa arus lalu lintas yang kini diterapkan adalah buka tutup jalur. Ia juga mengimbau masyarakat dapat melewati jalur alternatif untuk mengurai kemacetan.

"Arus lalu lintas kita buka tutup. Dialihkan juga pengendara bisa melewati jalur dalam Desa Kembangarum," tutur Afandi.



(ams/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads