2 Lapak PKL di Mranggen Demak Ludes Terbakar gegara Sisa Pembakaran Sampah

2 Lapak PKL di Mranggen Demak Ludes Terbakar gegara Sisa Pembakaran Sampah

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Sabtu, 03 Okt 2026 20:27 WIB
Penampakan lapak PKL yang terbakar di area Lapangan Kampus Terpadu Pucangasri RT 7 RW 12 Pucanggading, Batursari, Mranggen, Demak, Sabtu (3/10/2026).
Penampakan lapak PKL yang terbakar di area Lapangan Kampus Terpadu Pucangasri RT 7 RW 12 Pucanggading, Batursari, Mranggen, Demak, Sabtu (3/10/2026). Foto: dok. Polres Demak
Demak -

Dua lapak pedagang kaki lima (PKL) di area Lapangan Kampus Terpadu Pucangasri RT 7 RW 12 Pucanggading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, ludes terbakar. Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah.

"Penyebab kebakaran diduga sisa pembakaran sampah di dalam lapangan yang belum benar-benar padam dan ditinggal," kata Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo, saat dimintai konfirmasi detikJateng, Sabtu (3/10/2026).

Rudi menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Sabtu (3/10) sekira pukul 14.30 WIB dan dilaporkan ke Polsek Mranggen pukul 14.56 WIB. Lapak PKL yang terbakar diketahui jasa tambal ban dan menjual sate.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lapak tambal ban terbuat dari kayu atap seng ukuran 2x3 meter milik Bapak Arif Paryadi (65) seratus persen habis terbakar. Lapak sate terbuat dari kayu atap seng ukuran 2x3 meter beserta isinya milik Bu Sarinem (51) 90 persen terbakar," jelas Rudi.

ADVERTISEMENT

Adapun peristiwa ini mulanya diketahui oleh saksi satu bernama Atak Nasius (29). Kepada petugas, dia mengaku melihat api dari arah dalam lapangan merambat ke dua lapak milik para korban yang sedang tutup.

"Sekitar pukul 14.30 WIB saksi satu yang berada di lokasi kejadian melihat kobaran api yang berasal dari dalam Lapangan Kampus Terpadu Pucanggading tertiup angin, merambat ke lapak tambal ban yang berada di pinggir jalan, kemudian merambat di lapak penjual sate," ujar Rudi.

Atak lalu menghubungi Bhabinkamtibmas setempat yang menjadi saksi dua bernama Bayu Ariyadi (42) dan petugas pemadam kebakaran.

"Atas kejadian tersebut saksi satu menghubungi saksi dua dan Damkar Demak. Kemudian saksi dua selaku Bhabinkamtibmas Desa Batursari melaporkan kejadian ke Polsek Mranggen," tutur Rudi.

Menurut Rudi, api berhasil dipadamkan oleh warga setempat sekitar 45 menit kemudian dan tim pemadam kebakaran melakukan pendinginan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Api dapat dipadamkan pada pukul 15.16 WIB oleh warga dengan alat tradisional dan dilakukan pendinginan dari Damkar Demak. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian dua unit lapak PKL dengan estimasi kerugian kurang lebih Rp 25 juta," tutup Rudi.



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads