Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah. Gelombang dengan kategori sedang berpotensi terjadi hingga Senin (5/10).
Informasi tinggi gelombang tersebut dikeluarkan Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap dan berlaku mulai 2 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga 5 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB.
"Ketinggian gelombang laut untuk wilayah perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter, kategori Sedang," tulis prakirawan, Purwanggoro dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam prakiraan tersebut, kondisi sinoptik menunjukkan cuaca di perairan selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo umumnya diprakirakan berawan hingga berawan tebal.
"Angin umumnya bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 3 hingga 20 knot," jelasnya.
BMKG juga mengeluarkan saran keselamatan untuk kegiatan pelayaran sesuai moda transportasinya. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, terutama nelayan dan pelaku pelayaran.
Dalam saran itu disebutkan perahu nelayan berisiko terhadap keselamatan pelayaran apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Sementara kapal tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
(alg/afn)
